Ikuti Kami
kabarmalam.com

Geger! Menu Makan Bergizi Gratis di SMK Pekalongan Ditemukan Berbelatung, Penyelenggara Sampaikan Permohonan Maaf

Husnul | kabarmalam.com
Selasa, 05 Mei 2026 22:34 WIB
Geger! Menu Makan Bergizi Gratis di SMK Pekalongan Ditemukan Berbelatung, Penyelenggara Sampaikan Permohonan Maaf

Kabarmalam.com — Kabar mengejutkan datang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Sebuah video yang memperlihatkan adanya belatung pada menu makanan siswa mendadak viral dan memicu kekhawatiran publik terkait standar kebersihan dan keamanan pangan program tersebut.

Temuan Mengejutkan di SMK Baitussalam

Insiden ini pertama kali terungkap setelah para siswa berseragam putih abu-abu di SMK Baitussalam, Kota Pekalongan, menemukan kejanggalan pada jatah makan siang mereka. Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat jelas belatung hidup bersembunyi di dalam lauk ayam yang baru saja dibagikan. Ironisnya, temuan menjijikkan ini tidak hanya menimpa satu siswa, melainkan dilaporkan terjadi pada sebagian besar porsi makanan yang didistribusikan pada hari itu.

Baca Juga  Efisiensi Strategis, Badan Gizi Nasional Hentikan Program Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah 2026

Kejadian yang berlangsung pada Senin (4/5) tersebut segera memicu reaksi keras dari para orang tua dan pihak sekolah. Berdasarkan penelusuran, pasokan makanan tersebut berasal dari dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat.

Respons Cepat dan Evaluasi Total SOP

Menyikapi kegaduhan ini, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Pekalongan, R Atmajaya, memberikan klarifikasi resminya. Ia membenarkan bahwa insiden tersebut memang terjadi di SMK Baitussalam dan pihaknya telah mengambil langkah darurat untuk menangani situasi di lapangan.

“Kami sudah melakukan koordinasi intensif dengan pimpinan terkait kejadian ini. Langkah evaluasi menyeluruh sedang dilakukan untuk memperketat Standard Operating Procedure (SOP) di area dapur agar keteledoran seperti ini tidak terulang kembali di masa depan,” tegas Atmajaya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga  Wapres Gibran Instruksikan Standar Ketat Keamanan Pangan MBG dan Perluasan Jangkauan ke Wilayah 3T

Permintaan Maaf dan Penggantian Konsumsi

Atmajaya juga menekankan bahwa kasus ini merupakan insiden terisolasi yang hanya ditemukan di satu sekolah tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan siswa, pihak dapur umum langsung menarik seluruh paket makanan yang bermasalah dan menggantinya dengan menu baru yang lebih layak pada hari yang sama.

“Pihak pengelola dapur telah memberikan klarifikasi langsung dan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah. Kami berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan kualitas pangan agar kepercayaan masyarakat terhadap program ini tetap terjaga,” imbuhnya. Kasus ini menjadi alarm bagi seluruh penyelenggara program gizi di Kota Pekalongan untuk lebih selektif dan higienis dalam mengolah asupan makanan bagi generasi penerus bangsa.

Baca Juga  Ketegangan Mereda Sejenak: Iran dan Israel Umumkan Jeda Serangan di Tengah Gejolak Timur Tengah
Tentang Penulis
Husnul
Husnul