Ikuti Kami
kabarmalam.com

Strategi Polri Hadapi Tantangan Global, Kapolri Buka Rakernis Korps Brimob di Depok

Husnul | kabarmalam.com
Selasa, 21 Apr 2026 15:04 WIB
Strategi Polri Hadapi Tantangan Global, Kapolri Buka Rakernis Korps Brimob di Depok

Kabarmalam.com — Di tengah dinamika keamanan global yang kian kompleks, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri. Perhelatan penting ini digelar dengan penuh khidmat di Lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (21/4/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia tersebut disambut dengan laporan komandan upacara dan barisan personel yang siaga. Dalam agenda strategis ini, Jenderal Sigit didampingi oleh jajaran elit Korps Bhayangkara, di antaranya Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri lainnya.

Apresiasi untuk Pasukan Elit Kebanggaan Polri

Saat memberikan pengarahan, suasana di lapangan terasa begitu intens namun penuh kebanggaan. Jenderal Sigit memilih untuk berkomunikasi secara personal dengan para anak buahnya, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi tanpa batas yang telah diberikan oleh satuan baret biru tersebut.

Baca Juga  Kapolri Listyo Sigit Ajak Buruh Rayakan May Day di Monas: Pererat Sinergi demi Iklim Investasi Sehat

“Saya merasa sangat bangga bisa bertatap muka langsung dengan pasukan elit kebanggaan saya. Kehadiran rekan-rekan di sini adalah bukti nyata bahwa kalian selalu siap menjalankan tugas demi menjaga amanat rakyat dan menjaga marwah institusi Polri yang kita cintai ini,” ujar Sigit dengan nada tegas.

Soroti Dampak Geopolitik Global dan Krisis Energi

Lebih dari sekadar pertemuan rutin, Kapolri memanfaatkan momentum Rakernis ini untuk membedah situasi geopolitik global yang sedang memanas. Ia menyoroti eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah mengguncang stabilitas dunia, terutama di sektor energi.

Jenderal Sigit memaparkan kekhawatirannya terhadap gangguan keamanan di jalur perdagangan internasional. Salah satunya adalah insiden penyerangan kilang minyak di Arab Saudi serta situasi mencekam di Selat Hormuz.

Baca Juga  Apes! Maling Motor di Tanjung Duren Terkepung, Diikat di Tiang Listrik Usai Diamuk Massa

“Saat ini, Selat Hormuz menjadi titik yang sangat rawan. Padahal, hampir 20 persen pasokan energi dunia melewati jalur tersebut. Serangan terhadap kapal-kapal tanker di sana memberikan dampak domino yang luar biasa terhadap situasi energi global,” jelasnya secara mendalam.

Imbas bagi Ekonomi Domestik

Ia mengingatkan bahwa ketidakstabilan di Timur Tengah bukan sekadar isu luar negeri, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas dalam negeri Indonesia. Kapolri menekankan bahwa gejolak harga minyak dunia akan berujung pada fluktuasi harga bahan bakar di pasar domestik.

Melalui Rakernis ini, Brimob diharapkan mampu menyiapkan langkah-langkah kontinjensi dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul akibat perubahan situasi ekonomi dan keamanan global tersebut. Penekanan ini menunjukkan bahwa peran Polri kini tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai pilar pendukung ketahanan nasional di tengah ketidakpastian dunia.

Baca Juga  Seni Bekerja dalam Senyap: Mengapa 'Pendekar' di Kabinet Prabowo Lebih Memilih Aksi daripada Narasi?
Tentang Penulis
Husnul
Husnul