Tragedi Berdarah di Jalur Lingkar Dramaga, Seorang Pelajar MTs Tewas Akibat Tawuran
Minggu, 19 Apr 2026 14:04 WIB
Kabarmalam.com — Suasana malam di kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor, yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi mencekam. Sebuah insiden berdarah melibatkan kelompok remaja kembali pecah, merenggut nyawa seorang pelajar belia di tengah hamparan persawahan.
Kronologi Kejadian di Jalur Lingkar Dramaga
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Jumat (17/4/2026) malam, berlokasi di Jalur Lingkar Dramaga. Aksi tawuran pelajar tersebut melibatkan dua kubu yang saling serang menggunakan senjata tajam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang diketahui berinisial SP (15), merupakan seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang terjebak dalam pusaran kekerasan tersebut.
Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, mengonfirmasi kebenaran peristiwa maut ini. Menurutnya, pihak kepolisian segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan warga untuk membubarkan massa yang bertikai. Namun, saat penyisiran dilakukan di sekitar Desa Ciherang, petugas menemukan pemandangan yang menyayat hati.
Evakuasi Dramatis di Tengah Sawah
Korban ditemukan tergeletak tak berdaya di area persawahan tidak jauh dari lokasi bentrokan. Dalam sebuah rekaman video yang sempat beredar, terlihat warga sekitar berjibaku memberikan pertolongan pertama. Karena akses yang sulit, jenazah korban terpaksa dievakuasi menggunakan kain sarung, melewati pematang sawah dan semak belukar yang rimbun.
“Petugas piket fungsi mendatangi lokasi dan membubarkan kerumunan. Saat melakukan penyisiran, ditemukan saudara SP dalam kondisi tergeletak dengan luka sabetan senjata tajam di bagian punggung,” ujar AKP AM Zalukhu dalam keterangannya pada Minggu (19/4).
Penyelidikan Polisi dan Duka Keluarga
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat, nyawa remaja malang tersebut tidak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban telah mengembuskan napas terakhir akibat luka serius yang dideritanya. Pihak kepolisian dari Polsek Dramaga kini tengah bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus ini.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah saksi guna mengidentifikasi pelaku utama pembacokan. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada Sabtu kemarin. Kejadian ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama di wilayah Bogor yang belakangan ini kerap dihantui aksi kekerasan jalanan.