Ikuti Kami
kabarmalam.com

Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah, Bupati Aceh Tamiang Sampaikan Terima Kasih kepada Kemensos

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 16 Apr 2026 19:35 WIB
Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah, Bupati Aceh Tamiang Sampaikan Terima Kasih kepada Kemensos

Kabarmalam.com — Upaya pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang kini mulai menunjukkan titik terang yang signifikan. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Armia Fahmi, secara khusus bertandang ke Jakarta untuk menemui Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono. Kedatangan ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan membawa misi apresiasi atas dukungan penuh pemerintah pusat terhadap warganya yang tengah berjuang bangkit dari musibah.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Kantor Kementerian Sosial tersebut, Armia menyampaikan betapa krusialnya peran stimulan yang telah mengucur bagi masyarakatnya. Ia mengakui bahwa dukungan dari pusat menjadi napas baru bagi warga untuk menata kembali hidup mereka setelah terjangan banjir besar beberapa waktu lalu.

Skala Dampak yang Menggetarkan

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, skala dampak bencana alam ini memang sangat masif. Armia mengungkapkan bahwa setidaknya ada sekitar 75.000 Kepala Keluarga (KK) yang terdata menjadi korban langsung dari luapan banjir tersebut. Angka yang cukup besar ini menuntut penanganan yang tak hanya cepat, tapi juga komprehensif.

Baca Juga  Gus Ipul Tekankan Akurasi Data: Kunci Utama Entaskan Kemiskinan Mulai dari Desa

“Kami memproyeksikan jumlah keluarga yang terdampak mencapai 75 ribu KK. Dengan adanya stimulan yang disalurkan oleh Kemensos, hal ini sangat membantu meringankan beban mereka di lapangan,” ujar Armia dengan nada optimis dalam keterangan resminya, Kamis (16/4/2026).

Rincian Kucuran Bantuan Tahap Demi Tahap

Pemerintah melalui Kementerian Sosial tidak tinggal diam. Penanganan dilakukan melalui dua tahap strategis untuk memastikan setiap aspek kebutuhan warga, mulai dari kebutuhan pokok hingga pemulihan ekonomi mandiri, dapat tersentuh bantuan.

Pada tahap pertama, total bantuan yang digelontorkan mencapai angka fantastis, yakni Rp128,49 miliar. Dana ini dialokasikan untuk jaminan hidup bagi puluhan ribu jiwa, pengisian kembali perabotan hunian rumah yang rusak, hingga santunan bagi ahli waris korban yang meninggal dunia. Langkah ini segera disusul oleh tahap kedua yang dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan nilai mencapai Rp76,68 miliar.

Baca Juga  Tragedi Lebanon Selatan: Prajurit UNIFIL Asal Prancis Gugur dalam Serangan Senjata Ringan

Fokus bantuan tahap kedua meliputi jaminan hidup untuk lebih dari 20 ribu jiwa, bantuan isi hunian untuk 5.941 KK, serta bantuan bagi warga yang mengalami luka berat. Sinergi ini mencerminkan komitmen kuat negara dalam menjaga martabat dan kesejahteraan rakyatnya di masa sulit.

Menjalankan Instruksi Cepat Presiden Prabowo

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa akselerasi bantuan ini merupakan perwujudan dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan bahwa penanganan bencana di Pulau Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dilakukan dengan kecepatan tinggi dan tanpa birokrasi yang berbelit-belit.

“Perintah Bapak Presiden sangat jelas, yaitu harus cepat. Begitu juga arahan Pak Menteri. Kami membagi penanganan menjadi dua fase: tanggap darurat untuk evakuasi dan logistik, serta rehabilitasi untuk jaminan hidup dan pemulihan ekonomi,” jelas Agus Jabo.

Baca Juga  Willy Aditya Dorong Pembahasan RUU BPIP Dilakukan di Komisi XIII DPR: Agar Selaras dan Satu Napas

Selain bantuan sosial khusus bencana, Kemensos juga memastikan program bantuan reguler seperti PKH tetap berjalan beriringan. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya terbantu secara darurat, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi jangka panjang.

Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Wakil Bupati Banggai Fuqanuddin Masulili dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang Muhammad Yani, yang turut menyaksikan komitmen besar pemerintah dalam merajut kembali harapan masyarakat Aceh Tamiang.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul