Moge Hantam Taksi di TB Simatupang Hingga Ringsek, Kasus Berakhir Damai
Selasa, 14 Apr 2026 17:05 WIB
Kabarmalam.com — Insiden lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua bermesin besar alias motor gede (moge) kembali terjadi di jantung ibu kota. Kali ini, sebuah unit moge dilaporkan menghantam bagian belakang armada taksi di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, hingga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada kedua kendaraan tersebut.
Peristiwa yang sempat menarik perhatian pengguna jalan ini terjadi tepat di depan RSUD Pasar Minggu pada Senin (13/4). Akibat benturan yang keras, bodi belakang taksi berwarna biru tersebut tampak ringsek ke dalam dengan kaca belakang yang hancur berkeping-keping. Sementara itu, moge hitam yang terlibat kecelakaan juga mengalami kerusakan signifikan; setang kemudi terlihat bengkok dan shockbreaker depan menekuk hingga merapat ke arah mesin.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Meski melihat kondisi kendaraan yang rusak berat, kecelakaan lalu lintas ini dipastikan tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka. Berdasarkan keterangan resmi dari Kasat Lantas Polres Metro Jaksel, Kompol Mujiyanto, kedua belah pihak yang bertikai sepakat untuk menuntaskan permasalahan ini tanpa campur tangan hukum lebih lanjut.
“Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Kanit Pasar Minggu. Informasinya, armada taksi sudah ditarik kembali ke pool. Pengendara motor telah menyatakan tanggung jawab penuh atas insiden tersebut, sehingga keduanya sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan,” ungkap Kompol Mujiyanto saat memberikan konfirmasi pada Selasa (14/4).
Kronologi di Lapangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim di lapangan, kecelakaan bermula saat taksi tersebut tengah dalam posisi berhenti. Namun, belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan pengendara moge kehilangan kendali hingga menabrak bagian belakang taksi dengan tenaga yang cukup besar. Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, area kejadian sudah dalam kondisi bersih karena kendaraan telah dievakuasi oleh masing-masing pemilik.
“Penyebab pastinya tentu yang bersangkutan yang lebih tahu, namun yang bisa dikonfirmasi adalah posisi taksi saat itu sedang berhenti. Pengendara motor pun sudah mengakui kekhilafannya,” tambah Mujiyanto. Situasi di Jakarta Selatan ini kini telah kembali normal dan kondusif setelah sempat terjadi kemacetan singkat akibat kerumunan warga di lokasi kejadian.
Kepolisian tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara moge dan kendaraan bermotor lainnya, untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur protokol yang padat. Polres Metro Jaksel menegaskan pentingnya etika berkendara demi meminimalisir risiko gesekan di jalan raya.