Cirebon Bakal Disulap Jadi ‘Bali Baru’, Ini Rencana Besar Dedi Mulyadi!
Sabtu, 04 Apr 2026 09:57 WIB
Kabarmalam.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa kekayaan budaya Cirebon tidak boleh hanya sekadar jadi pajangan sejarah. Dalam kunjungannya ke Cirebon baru-baru ini, ia menekankan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai identitas sekaligus mesin penggerak ekonomi yang kuat bagi masyarakat setempat.
Menurut Dedi, daerah yang mampu memoles identitas budayanya dengan baik akan memiliki daya saing yang jauh lebih unggul di tingkat nasional maupun internasional. Ia bermimpi Cirebon bisa tumbuh menjadi kabupaten yang kaya melalui artikulasi budaya yang tepat dan bernilai ekonomi.
Cirebon Harus Punya Branding Kuat Seperti Bali dan Jogja
Dedi Mulyadi melihat potensi luar biasa dalam diri Cirebon yang bisa dikembangkan sebagai motor pembangunan. Ia menyoroti keberadaan keraton-keraton sebagai pusat peradaban yang harus tetap dijaga dan dioptimalkan nilai sejarahnya. Selain itu, penataan arsitektur khas Cirebonan dan penguatan figur Sunan Gunung Jati dianggap sebagai pondasi utama jati diri daerah.
Ia bahkan membandingkan potensi Cirebon dengan destinasi kelas dunia seperti Bali dan Yogyakarta yang sudah memiliki karakter masyarakat yang kuat dalam mendukung pariwisata. “Cirebon memiliki kekuatan besar dari sisi budaya. Ini harus menjadi simbol pembangunan dengan semangat dan kebudayaan Kacirebonan,” ungkapnya.
Target Besar di Tahun 2027: Branding Berbasis Budaya
Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah memprioritaskan pemerataan infrastruktur jalan yang ditargetkan rampung pada tahun 2026. Setelah urusan aksesibilitas tuntas, pada tahun 2027 arah pembangunan akan difokuskan pada penguatan branding wilayah berbasis kebudayaan, termasuk penataan kawasan perkotaan di Cirebon secara besar-besaran.
Menanggapi visi tersebut, Bupati Cirebon Imron menyatakan bahwa peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon menjadi momentum refleksi yang sangat penting. Ia sepakat bahwa nilai-nilai warisan leluhur harus tetap dijaga dan diintegrasikan ke dalam konsep pembangunan modern agar Cirebon tetap kompetitif di masa depan.