Amukan Si Jago Merah di Tanah Tinggi: Pabrik Karet Tangerang Terbakar Hebat
Senin, 22 Jun 2026 01:03 WIB
Kabarmalam.com — Langit malam di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, mendadak berubah menjadi jingga mencekam pada Minggu (21/6/2026) malam. Sebuah insiden kebakaran hebat dilaporkan melanda sebuah pabrik pengolahan karet yang diduga kuat merupakan tempat produksi alas kaki atau sandal.
Kobaran api yang membumbung tinggi terlihat jelas bahkan dari kejauhan, menciptakan pemandangan mengerikan yang sempat terekam oleh kamera warga dan viral di berbagai platform media sosial. Hingga Senin (22/6) dini hari, petugas di lapangan masih terus berjibaku memadamkan api yang merambat cepat akibat material karet yang mudah terbakar.
Kronologi dan Respon Cepat Petugas
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, laporan mengenai amukan si jago merah ini pertama kali diterima oleh pos petugas pemadam kebakaran Kota Tangerang pada pukul 22.35 WIB. Mengingat material yang terbakar adalah bahan kimia karet yang sulit dipadamkan, pihak pemadam kebakaran segera melakukan mobilisasi besar-besaran ke lokasi kejadian di Tangerang tersebut.
“Kami menerima laporan resmi pada pukul 22.35 WIB. Personel dari Mako (Markas Komando), Unit Pelaksana Teknis (UPT), hingga pos-pos terdekat langsung kami terjunkan secara bertahap untuk melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman warga,” ujar salah satu petugas Damkar Kota Tangerang saat dikonfirmasi.
Pengerahan Belasan Armada Pemadam
Melihat skala kebakaran yang cukup besar dan asap hitam pekat yang terus mengepul, otoritas terkait mengerahkan total 16 unit mobil pemadam kebakaran ke titik lokasi. Strategi pemadaman dibagi menjadi beberapa sektor guna mengepung titik api utama.
- Markas Komando (Mako): Mengerahkan 6 unit mobil pemadam.
- Unit Pelaksana Teknis (UPT) & Pos: Mengerahkan 10 unit mobil tambahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup fantastis mengingat seluruh bangunan pabrik beserta stok barang jadi ludes dilalap api. Investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran baru akan dilakukan setelah proses pendinginan selesai dilakukan oleh tim di lapangan.