Ikuti Kami
kabarmalam.com

Pelarian Berakhir! Paman yang Tega Bakar Keponakan di Semarang Akhirnya Diringkus Polisi di Jepara

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 21 Jun 2026 18:34 WIB
Pelarian Berakhir! Paman yang Tega Bakar Keponakan di Semarang Akhirnya Diringkus Polisi di Jepara

Kabarmalam.com — Drama pelarian panjang seorang pria berinisial S (32) yang melakukan aksi keji terhadap keponakan kandungnya sendiri akhirnya mencapai titik akhir. Tim kepolisian berhasil membekuk tersangka yang sempat menghilang selama dua bulan setelah melakukan aksi pembakaran yang menggegerkan warga Kota Semarang.

Kasatreskrim PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, mengonfirmasi bahwa tersangka diringkus di wilayah Kabupaten Jepara pada Minggu (14/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku yang merupakan paman korban ini ditemukan bersembunyi di kawasan perkampungan nelayan, Jobokuto. Saat penyergapan berlangsung, S dilaporkan tidak memberikan perlawanan berarti kepada petugas yang telah lama mengincarnya.

Motif Sepele Berujung Tragedi Tragis

Kejadian memilukan yang menimpa remaja perempuan berinisial T (15) ini bermula dari sebuah interaksi yang seharusnya biasa saja dalam keluarga. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi kekerasan tersebut dipicu oleh rasa jengkel pelaku karena korban menolak saat diperintah untuk segera mandi.

Baca Juga  Drama Jam Pulang Kerja: KRL Duri-Tangerang Sempat Lumpuh, Rangkaian Mogok Kini Berhasil Dievakuasi

Penolakan serta bantahan dari korban rupanya menyulut emosi S hingga melampaui batas kewajaran. Dalam kondisi marah besar yang tak terkendali, pelaku melontarkan ancaman akan menyiramkan bensin kepada korban. Ancaman itu pun benar-benar diwujudkan hingga mengakibatkan luka bakar serius pada tubuh keponakannya sendiri. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus penganiayaan anak yang menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Hasil Penyelidikan Maraton Selama Dua Bulan

Keberhasilan penangkapan ini merupakan buah dari kerja keras tim penyidik yang melakukan perburuan intensif selama hampir dua bulan. Kompol Ni Made Sriniti menjelaskan bahwa kepolisian terus melacak jejak pelaku sejak laporan pertama kali diterima. Informasi akurat mengenai keberadaan pelaku yang melarikan diri ke wilayah pesisir Jepara menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini.

Baca Juga  Skandal 'Whip Pink' Guncang Dunia Maya, Asisten YouTuber Terkenal RA Terbukti Borong Puluhan Tabung Gas Tertawa

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan tidak manusiawinya di hadapan hukum. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengendalian emosi dalam menghadapi konflik keluarga, serta perlindungan terhadap anak di bawah umur dari segala bentuk tindak kriminal yang mengancam nyawa.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap tersangka untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Sanksi berat kini membayangi S atas tindakan sadis yang dilakukannya terhadap darah dagingnya sendiri di Semarang.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul