Kedok Warung Kelontong Terbongkar: Polisi Sita Puluhan Botol Miras dalam Razia di Puncak Bogor
Minggu, 21 Jun 2026 10:04 WIB
Kabarmalam.com — Kawasan Puncak, Bogor, yang biasanya menjadi destinasi favorit wisatawan, mendadak riuh oleh kehadiran petugas gabungan. Langkah tegas diambil guna menyisir sejumlah warung kelontong yang kedapatan menjual minuman keras (miras) secara ilegal. Dalam operasi senyap tersebut, aparat berhasil mengamankan puluhan botol minuman beralkohol yang siap edar di tengah masyarakat.
Kapolsek Megamendung, Desi Triana, mengonfirmasi bahwa penindakan ini merupakan respons cepat atas laporan keresahan warga terkait peredaran miras yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Sebanyak 80 botol miras dari berbagai merek dan jenis berhasil disita dari lokasi yang menjadi target utama razia miras kali ini.
Penjual Terancam Tipiring dan Penutupan Usaha
Tak hanya menyita barang bukti, polisi juga mengamankan seorang pegawai warung untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolsek Megamendung. Desi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang mencoba mengganggu ketertiban umum dengan menjual barang haram tersebut.
“Penindakan kami lakukan melalui mekanisme tindak pidana ringan (tipiring). Sementara itu, operasional tempat usaha yang melanggar tersebut kami tutup sementara sembari menunggu proses hukum lebih lanjut,” tegas Desi pada Minggu (21/6/2026).
Komitmen Menjaga Keamanan Wilayah Puncak
Operasi ini bukan sekadar tindakan sporadis. Polsek Megamendung bersinergi dengan jajaran Linmas, Pemerintah Desa, hingga Kecamatan Megamendung untuk memastikan wilayah Puncak Bogor tetap kondusif. Penertiban ini menjadi bukti komitmen kuat aparat dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat yang berkedok usaha kecil.
Selain menyasar peredaran alkohol ilegal, patroli gabungan ini juga memperketat pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya. Desi menambahkan bahwa fokus tim di lapangan juga mencakup pencegahan aksi balap liar, antisipasi tawuran antar kelompok, hingga pengawasan ketat terhadap pergerakan geng motor yang kerap meresahkan warga saat malam hari.
Melalui tindakan preventif dan represif ini, Kabarmalam.com melaporkan bahwa pihak kepolisian berharap stabilitas keamanan di wilayah Bogor tetap terjaga. Hal ini penting agar masyarakat lokal maupun wisatawan dapat menikmati suasana Puncak dengan rasa aman tanpa gangguan kriminalitas yang dipicu oleh konsumsi miras.