Aksi Senyap Tim Perintis Presisi: 15 Remaja Tawuran di Jakarta Timur Diringkus, Celurit di Loteng Jadi Bukti
Sabtu, 30 Mei 2026 23:34 WIB
Kabarmalam.com — Suasana sunyi di sudut Jakarta Timur mendadak pecah oleh deru mesin motor dan langkah sigap aparat kepolisian pada Sabtu dini hari. Dalam sebuah operasi penyisiran yang intens, Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan potensi pertumpahan darah dengan mengamankan 15 pemuda yang diduga kuat akan terlibat aksi tawuran jalanan.
Operasi yang berlangsung maraton sejak Jumat (29/5) malam hingga Sabtu (30/5) dini hari ini menyasar dua titik rawan di Jakarta Timur, yakni kawasan Pulogadung dan Cakung. Kehadiran petugas di lapangan menjadi jawaban atas keresahan warga terhadap gerombolan remaja yang kerap merusak ketenangan malam dengan senjata tajam.
Drama Persembunyian di Pulogadung
Ketegangan sempat memuncak di Jalan Persahabatan Timur, Pulogadung. Sebanyak 11 pemuda tunggang-langgang saat melihat sorot lampu patroli Polda Metro Jaya. Mereka berusaha mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam salah satu rumah warga setempat. Namun, pelarian mereka berakhir sia-sia setelah petugas melakukan penyisiran menyeluruh.
Dalam penggeledahan yang dilakukan secara teliti, polisi menemukan fakta mengejutkan. Sejumlah senjata tajam jenis celurit ditemukan tersembunyi di tempat yang tak terduga, yakni di atas loteng kamar mandi. Di lokasi ini, polisi menyita 5 bilah celurit berbagai ukuran, 5 unit telepon genggam, dan 1 unit sepeda motor sebagai barang bukti.
Penyisiran di Wilayah Cakung
Tak berhenti di Pulogadung, tim patroli kemudian bergerak menuju wilayah Cakung. Di sana, petugas kembali mengamankan 4 orang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam. Dari tangan kelompok kedua ini, polisi menyita 2 bilah celurit tambahan, 2 unit ponsel, serta 3 unit sepeda motor yang digunakan untuk mobilisasi aksi mereka.
Dirsamapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, memberikan apresiasi atas kesigapan personelnya di lapangan. “Tim menemukan sekelompok pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan. Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti sebelum mereka sempat melukai siapapun,” ujar Kombes Wahyu dalam keterangan resminya.
Komitmen Menjaga Keamanan Ibu Kota
Secara total, pihak kepolisian berhasil mengamankan 7 bilah celurit, 7 unit ponsel, dan 4 unit sepeda motor dari dua lokasi tersebut. Saat ini, seluruh pemuda yang tertangkap telah diserahkan ke Polsek terdekat untuk menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Menutup keterangannya, Kombes Wahyu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk potensi gangguan kamtibmas yang mereka temui. Masyarakat dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Call Center 110 untuk respons cepat demi menjaga keamanan Jakarta tetap kondusif.