Respon Cepat Keluhan Warga, Rano Karno Pastikan Perbaikan Jalan Rusak di Perbatasan Pesanggrahan-Joglo
Minggu, 21 Jun 2026 01:34 WIB
Kabarmalam.com — Kondisi infrastruktur di ibu kota kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan video memperlihatkan kerusakan parah di ruas Jalan Mochtar Raya viral di jagat maya. Jalan yang menjadi penghubung vital antara kawasan Joglo, Jakarta Barat, dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan tersebut dilaporkan tergenang air dan dipenuhi lubang yang membahayakan pengendara.
Menanggapi keresahan warga yang melintas di kawasan tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmen pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata. Dalam keterangannya di Jakarta Pusat pada Sabtu (20/6/2026), pria yang akrab disapa Bang Rano ini berjanji akan meninjau langsung lokasi guna memastikan langkah penanganan yang tepat.
Komitmen Perbaikan Menyeluruh
“Kami akan segera melakukan pengecekan ke lapangan. Saya minta koordinasi tim diperkuat dan informasi yang akurat terus disampaikan kepada kami. Yang pasti, perbaikan jalan akan segera kami eksekusi,” tegas Rano Karno di hadapan awak media.
Persoalan di Jalan Mochtar Raya memang cukup kompleks. Meski upaya penyedotan genangan air sempat dilakukan pada pekan sebelumnya, air kembali muncul dan merusak struktur aspal. Menurut Rano, fenomena ini tidak lepas dari tantangan besar yang dihadapi Pemprov DKI terkait usia infrastruktur bawah tanah yang sudah menua.
Tantangan Infrastruktur Berusia Tua
Ia menjelaskan bahwa banyak saluran drainase di Jakarta yang kini telah berusia 30 hingga 40 tahun. Kondisi ini membuat tanah rentan mengalami amblasan atau yang dikenal dengan istilah sinkhole. Kejadian serupa sebelumnya juga sempat dideteksi di kawasan Lenteng Agung dan beberapa titik perbatasan lainnya.
“Kita harus realistis bahwa jaringan saluran air kita sudah cukup tua. Itulah mengapa potensi munculnya lubang amblasan sangat mungkin terjadi di berbagai wilayah Jakarta. Kami terus berupaya melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.
Skala Prioritas Pembangunan
Rano juga memaparkan bahwa proses rehabilitasi infrastruktur dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas. Pemerintah saat ini tidak hanya fokus pada pusat kota, tetapi juga wilayah penyangga dan perbatasan seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang memiliki mobilitas tinggi.
“Bahkan saluran di wilayah perbatasan seperti Depok yang mengalami amblasan pun tetap kami tangani. Dengan cakupan area Jakarta yang sangat luas, tentu perbaikan tidak bisa dilakukan secara serentak dalam satu waktu, namun kami pastikan setiap laporan warga akan ditindaklanjuti demi keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.