Viral! Pengendara di Lenteng Agung Ngamuk Bawa Kunci Roda, Begini Penjelasan Dishub DKI
Rabu, 03 Jun 2026 00:03 WIB
Kabarmalam.com — Suasana panas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mendadak mencekam bukan hanya karena terik matahari, melainkan akibat aksi emosional seorang pengendara terhadap petugas di lapangan. Sebuah rekaman video yang memperlihatkan ketegangan antara seorang pria dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mendadak viral di jagat maya, memicu berbagai reaksi dari netizen.
Dalam video yang beredar luas di media sosial pada Selasa (2/6/2026), terlihat seorang pengemudi mobil tidak mampu membendung amarahnya saat terjebak dalam kepadatan arus lalu lintas. Lokasi kejadian tepat berada di ruas Jalan Raya Lenteng Agung, di mana saat itu sedang diberlakukan pengalihan arus akibat adanya proyek perbaikan jalan amblas yang tengah dikerjakan oleh pihak terkait.
Detik-Detik Ketegangan: Kunci Roda Nyaris Mengenai Petugas
Narasi dalam video tersebut menggambarkan betapa tingginya tensi di lokasi kejadian. Diduga karena tak sabar menghadapi kemacetan Jakarta yang mengular akibat rekayasa lalu lintas, pria tersebut turun dari kendaraannya dengan gestur menantang. Namun, yang membuat situasi kian mengkhawatirkan adalah benda yang ia bawa di tangannya: sebuah kunci roda besi.
Sambil melayangkan protes keras dengan nada tinggi, pria tersebut tampak mengacungkan dan mengayunkan kunci roda ke arah petugas yang tengah bertugas mengatur jalan. Dalam satu momen yang sangat krusial, ayunan besi tersebut nyaris menghantam kepala petugas yang berjaga. Beruntung, benturan fisik yang fatal berhasil dihindari meskipun suasana sempat berubah menjadi sangat intimidatif selama beberapa saat.
Respons Tegas Kepala Dishub DKI Jakarta
Menanggapi insiden yang membahayakan personelnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memberikan konfirmasi resmi. Ia membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika petugas sedang berupaya maksimal mengatur arus lalu lintas demi kelancaran proses perbaikan jalan di kawasan Lenteng Agung.
“Benar, kejadiannya memang di Lenteng Agung,” ungkap Budi saat dihubungi untuk memberikan klarifikasi mengenai video yang menghebohkan tersebut.
Budi menekankan bahwa meskipun mendapatkan perlakuan kasar dan ancaman secara fisik, petugas di lapangan tetap diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan yang persuasif. Ia memberikan apresiasi atas profesionalisme jajarannya yang tidak terpancing emosi dan tetap berusaha memberikan penjelasan logis mengenai alasan di balik rekayasa lalu lintas tersebut kepada pengendara yang bersangkutan.
“Anggota kami di lapangan tetap berupaya menjelaskan kondisi secara humanis kepada bapak tersebut. Berkat kesabaran petugas, situasi akhirnya dapat dikendalikan dan tidak berujung pada tindakan kekerasan fisik yang lebih parah,” tambahnya.
Kini, kondisi lalu lintas di area tersebut dilaporkan mulai berangsur normal seiring dengan selesainya beberapa tahap perbaikan jalan. Namun, insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan untuk tetap menjaga etika dan kesabaran, terutama saat menghadapi kendala teknis di jalan raya yang membutuhkan penanganan dari pihak Dishub DKI.