Babak Baru Badan Gizi Nasional: Dadan Hindayana Angkat Bicara Usai Dicopot Presiden Prabowo
Rabu, 03 Jun 2026 11:34 WIB
Kabarmalam.com — Gelombang perombakan di tubuh Kabinet Merah Putih kembali bergulir, membawa perubahan signifikan pada pucuk pimpinan lembaga negara. Kali ini, perhatian publik tertuju pada Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul keputusan Presiden terkait pencopotan Dadan Hindayana dari posisinya sebagai Kepala BGN.
Meski tidak lagi menjabat, Dadan menunjukkan sikap ksatria dan legawa. Dalam keterangannya pada Selasa (2/6/2026), ia menegaskan bahwa rotasi jabatan di tingkat kementerian maupun lembaga merupakan otoritas penuh kepala negara yang harus dihormati oleh semua pihak.
“Pergantian Anggota Kabinet merupakan hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul apa yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang telah dicanangkan,” ujar Dadan saat memberikan pernyataan resmi kepada awak media.
Refleksi 18 Bulan Pengabdian
Selama kurang lebih 18 bulan mengemban amanah sebagai nakhoda pertama di BGN, Dadan mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga. Baginya, kesempatan menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah sebuah kehormatan besar yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang telah diberikan selama ini. Dadan meyakini bahwa pondasi yang telah dibangun akan menjadi pijakan kuat bagi kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di masa depan.
“Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih. Insyaallah, Bapak Presiden akan sukses memimpin bangsa ini menuju kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya dengan nada optimis.
Estafet Kepemimpinan di Tangan Naniek S Deyang
Langkah penyegaran ini tidak hanya menyasar posisi kepala, tetapi juga merambah ke posisi wakil. Selain Dadan, Sonny Sanjaya juga turut dilepas dari jabatannya sebagai Wakil Kepala BGN. Kini, tongkat estafet kepemimpinan BGN resmi berpindah ke tangan Naniek S Deyang.
Untuk memperkuat performa lembaga, Naniek akan didampingi oleh dua figur baru di posisi wakil, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Dadan pun menitipkan pesan dan harapan agar pimpinan yang baru mampu meningkatkan standar kualitas pangan dan memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.
“Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Saya yakin program MBG ke depan akan semakin berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi seluruh penerima manfaat di tanah air,” tutup Dadan.
Perubahan struktur kepemimpinan ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan efektivitas distribusi gizi nasional, di mana kualitas makanan menjadi fokus utama yang ditekankan oleh Presiden demi mencetak generasi unggul.