Jaga Kesehatan di Usia Senja, Jokowi Jalani Pemeriksaan Gigi Rutin di Klinik Solo
Rabu, 03 Jun 2026 09:34 WIB
Kabarmalam.com — Kedisiplinan dalam menjaga kesehatan rupanya tetap menjadi prioritas utama bagi Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Di tengah aktivitasnya di Solo, pria yang akrab disapa Jokowi ini menyempatkan diri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Menariknya, klinik yang ia kunjungi merupakan milik keponakannya sendiri, drg. Adinda Istiqfarina Arif.
Kehadiran Jokowi di klinik tersebut bukan didasari oleh keluhan rasa sakit yang mendesak, melainkan murni untuk prosedur pemeriksaan berkala. “Mau periksa gigi. Nggak (sakit), cek rutin saja, periksa rutin saja,” ujar Jokowi dengan gaya bicaranya yang lugas dan bersahaja.
Hanya 15 Menit untuk Senyum Sehat
Meski berstatus sebagai tokoh nasional, prosedur yang dijalani Jokowi tetap mengikuti standar medis yang ada. Menurut drg. Adinda, proses pemeriksaan tersebut hanya berlangsung sekitar 15 menit. Fokus utamanya adalah pembersihan karang gigi atau scaling gigi guna menjaga kebersihan rongga mulut.
“Iya, tadi tergantung kondisinya. Karena kebetulan karang gigi Pak Jokowi tidak banyak, jadi proses pembersihannya berlangsung sangat cepat,” tutur drg. Adinda saat memberikan keterangan kepada media. Hal ini membuktikan bahwa rutin melakukan perawatan membuat kondisi kesehatan gigi lebih terjaga dan memudahkan prosedur medis yang dilakukan.
Pentingnya Kontrol Rutin Setiap Enam Bulan
Langkah yang dilakukan Jokowi ini sejalan dengan anjuran para ahli medis. Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri, MSc, menekankan bahwa pemeriksaan gigi setidaknya dilakukan enam bulan sekali. Hal ini krusial untuk mendeteksi potensi masalah seperti gigi berlubang (karies), radang gusi, hingga infeksi lainnya sejak dini.
Bagi kelompok lansia di atas usia 60 tahun, perhatian ekstra sangat diperlukan. drg. Usman menjelaskan bahwa target utama perawatan gigi pada lansia adalah mempertahankan setidaknya 20 gigi alami agar tetap berfungsi dengan baik. Namun, bagi individu yang memiliki riwayat perawatan kompleks, frekuensi kunjungan ke dokter gigi mungkin perlu ditingkatkan sesuai dengan saran medis.
Edukasi Dasar: Jangan Malas Menyikat Gigi
Meskipun terlihat sederhana, masalah kesehatan gigi masih menjadi tantangan besar di Indonesia. drg. Usman mengingatkan bahwa kunci utama kesehatan mulut adalah teknik dan waktu menyikat gigi yang tepat. Masyarakat diimbau untuk selalu membersihkan seluruh permukaan gigi, baik bagian atas maupun bawah.
- Menyikat gigi secara rutin minimal dua kali sehari.
- Waktu terbaik adalah setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam.
- Gunakan teknik yang menjangkau seluruh celah gigi agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal.
- Jika mengonsumsi makanan yang bersifat lengket, disarankan untuk segera membersihkan gigi.
Melalui aksi nyata yang ditunjukkan oleh Joko Widodo, diharapkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan diri ke klinik gigi semakin meningkat. Pencegahan dini adalah investasi terbaik untuk menikmati masa tua yang berkualitas tanpa gangguan kesehatan mulut.