Penghormatan Terakhir untuk Sang Legenda TNI: Para Jenderal Kenang Keberanian dan Visi Ryamizard Ryacudu
Senin, 01 Jun 2026 01:34 WIB
Kabarmalam.com — Suasana haru menyelimuti kediaman mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, di kawasan Cikeas, Bogor. Sejumlah tokoh besar militer dan nasional hadir untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal sebagai prajurit sejati dengan dedikasi tanpa batas bagi Tanah Air.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, hadir di tengah pelayat dan mengenang kembali masa-masa ia berguru pada almarhum. Bagi Maruli, Ryamizard bukan sekadar senior, melainkan mentor yang memberikan fondasi kuat sejak dirinya masih berpangkat Perwira Pertama (Pama).
“Hari ini kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Sejak saya masih perwira muda, saat beliau menjabat Pangkostrad hingga KSAD, banyak sekali ilmu yang beliau wariskan. Beliau sangat antusias jika bicara soal latihan dan pembinaan satuan,” tutur Maruli dengan nada penuh rasa hormat, Minggu (31/5/2026).
Visi yang Melampaui Logika
Kenangan mendalam juga datang dari mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Dengan gaya bicaranya yang lugas, Gatot menggambarkan Ryamizard sebagai sosok yang ‘tak kenal takut’ dan memiliki insting lapangan yang luar biasa. Ia menceritakan bagaimana Ryamizard menembus kemustahilan saat menangani pasca-tsunami Aceh.
“Beliau itu punya keberanian yang mungkin bagi orang lain terlihat tidak masuk akal. Saya ingat betul saat TMMD di Aceh, beliau bersikeras menyambungkan jalan dari Banda Aceh hingga Teunom yang hancur total. Secara logika saat itu sulit, tapi beliau membuktikan bahwa visi yang kuat bisa mewujudkan hal yang dianggap mustahil,” ungkap Gatot mengenang jasa tokoh TNI tersebut.
Sosok Inspiratif bagi Junior
Senada dengan Gatot, mantan Panglima TNI yang kini menjabat Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto, merasa kehilangan figur bapak sekaligus guru. Hadi menyebutkan bahwa Ryamizard selalu konsisten memberikan petuah bagi para juniornya untuk selalu menjaga semangat anak buah.
“Beliau adalah inspirasi bagi kami semua. Pesan beliau selalu sama: jaga konsistensi dan cintai anak buah. Kami benar-benar kehilangan sosok senior yang menjadi teladan bagi setiap prajurit TNI,” kata Hadi dengan penuh duka.
Sisi Humoris di Balik Seragam Tegas
Tak hanya di mata militer, Ryamizard juga meninggalkan kesan mendalam bagi rekan sejawatnya di kabinet. Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, mengenang almarhum sebagai pribadi yang hangat dan jenaka. Di balik ketegasannya sebagai Menhan periode 2014-2019, Ryamizard adalah sosok yang rendah hati.
“Beliau itu orangnya sangat cheerful dan rendah hati. Di kabinet, beliau sering melontarkan guyonan yang mencairkan suasana. Sangat ramah dan selalu siap membantu rekan sejawat. Kita kehilangan sosok yang sangat bersahabat,” kenang Jonan.
Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan lubang besar di hati keluarga besar militer Indonesia. Namun, semangat dan warisan pemikirannya dipastikan akan tetap hidup dalam setiap langkah para prajurit yang pernah menimba ilmu darinya.