Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan: Pancasila Bukan Sekadar Seremonial, Melainkan Fondasi Utama Bangsa
Senin, 01 Jun 2026 21:34 WIB
Kabarmalam.com — Di bawah langit Pekanbaru yang cerah, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi momen refleksi mendalam bagi jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa ideologi negara ini bukan sekadar narasi sejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan sebuah kompas moral hidup yang menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah gempuran dinamika zaman yang kian kompleks.
Dalam suasana yang penuh khidmat, Irjen Herry Heryawan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat bahwa fondasi besar Indonesia dibangun di atas nilai-nilai luhur seperti gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan yang tulus terhadap keberagaman. Baginya, Pancasila adalah perekat yang menyatukan jutaan perbedaan dari ujung barat hingga ujung timur Nusantara.
Pancasila Sebagai Kompas Moral di Era Modern
Menurut Kapolda Riau, peringatan 1 Juni merupakan penegasan kembali bahwa persatuan adalah harga mati. Ia menekankan pentingnya merawat “tenun kebangsaan” yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa. “Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, Pancasila mengajarkan kita bahwa perbedaan bukanlah celah untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bergerak maju bersama membangun Indonesia,” ujar lulusan Akpol 1996 tersebut dengan nada naratif yang kuat.
Di era digital dan perkembangan teknologi yang pesat, tantangan sosial dan ekonomi menuntut implementasi nyata dari nilai-nilai Pancasila. Irjen Herry Heryawan menuturkan bahwa jiwa gotong royong harus tetap subur di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa saat ini, bukan sekadar menjadi slogan di atas kertas.
Komitmen Polda Riau Menjaga Marwah Pancasila
Sebagai institusi yang bertugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, Polda Riau berkomitmen penuh untuk menginternalisasi doktrin luhur Pancasila dalam setiap napas pengabdian personelnya. Nilai-nilai tersebut menjadi panduan utama bagi para insan Bhayangkara saat bertugas di lapangan demi menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif.
“Kami di jajaran Polda Riau berjanji untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap bentuk pelayanan kepada masyarakat. Mari kita jaga semangat persatuan ini agar tetap kokoh dan biarkan semangat kebersamaan ini terus tumbuh,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Upacara Khidmat di Mapolda Riau
Puncak peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Polda Riau ditandai dengan upacara bendera yang digelar pada Senin pagi. Dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, upacara tersebut diikuti oleh seluruh personel dengan penuh disiplin dan rasa nasionalisme yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Hengki membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Amanat tersebut menitikberatkan pada pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari, bukan hanya menjadi pajangan dinding. Rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berlangsung lancar, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih hingga pembacaan teks Pembukaan UUD 1945.
Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, Polda Riau kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk toleransi dan solidaritas demi masa depan Indonesia yang lebih gemilang dan harmonis.