Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kolaborasi KukuBima Sido Muncul dan Yayasan TOP: Hadirkan Senyum Baru untuk Anak-Anak di Bogor Melalui Operasi Sumbing Gratis

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 28 Mei 2026 14:04 WIB
Kolaborasi KukuBima Sido Muncul dan Yayasan TOP: Hadirkan Senyum Baru untuk Anak-Anak di Bogor Melalui Operasi Sumbing G

Kabarmalam.com — Sebuah harapan baru merekah di koridor RS Permata Jonggol, Bogor. Sebanyak 20 anak yang mengidap bibir sumbing dan kelainan langit-langit mulut mulai menjalani prosedur operasi gratis pada Jumat (22/5/2026). Langkah kemanusiaan ini merupakan inisiatif dari PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui brand unggulannya, KukuBima, yang menggandeng Yayasan Tangan Orang Peduli (TOP) asal Surabaya.

Aksi sosial ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan bagian dari rangkaian menyambut usia ke-75 Sido Muncul yang jatuh pada November mendatang. Total komitmen dana yang dikucurkan mencapai Rp355 juta, di mana Sido Muncul menyumbangkan Rp155,25 juta dan Yayasan TOP berkontribusi sebesar Rp200 juta. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Direktur RS Permata Jonggol, dr. Sri Handayani, MARS, dengan disaksikan oleh Camat Jonggol, Andri Rahman.

Empati di Balik Bisnis: Kisah di Balik Layar

Bagi Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, program kesehatan masyarakat ini memiliki makna personal yang mendalam. Ia bercerita bagaimana pengalaman pahitnya melawan berbagai penyakit di usia 21 tahun—mulai dari TBC hingga depresi—menjadi kompas moral dalam memimpin perusahaan.

Baca Juga  Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur Aceh Pasca-Bencana Baru Sentuh 30 Persen: Perlu Akselerasi Nyata

“Kami bisa merasakan betapa sulitnya anak-anak ini untuk makan, berbicara, bahkan untuk sekadar tampil percaya diri. Inilah alasan mengapa kami konsisten memberikan bantuan operasi gratis,” tutur Irwan. Ia juga menegaskan bahwa meski kondisi ekonomi global penuh tantangan, anggaran untuk kegiatan sosial tetap menjadi prioritas utama. Sido Muncul memilih melakukan efisiensi pada pos iklan atau perjalanan dinas ketimbang memangkas bantuan untuk rakyat.

Dari Lapangan Tenis Menuju Meja Operasi

Keunikan program kali ini terletak pada keterlibatan Yayasan TOP. Siapa sangka, gerakan sosial ini bermula dari komunitas pencinta olahraga tenis dan padel di Surabaya. Di bawah kepemimpinan Nathalia Soetrisno, yayasan ini berhasil menggalang dana melalui turnamen Tolak Angin TOP Tennis dan Padel 2026.

Baca Juga  Tragedi MV Hondius: Drama Evakuasi Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Pasca Wabah Hantavirus yang Mencekam

“Kami ingin membuktikan bahwa olahraga bukan hanya soal kompetisi, tapi juga jembatan untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masa depan seseorang,” ujar perwakilan Yayasan TOP, Mayasari. Kolaborasi perdana dengan Sido Muncul ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih masif di masa depan.

Program Berlanjut Hingga Oktober 2026

Kabar baik bagi warga Bogor dan sekitarnya, program operasi sumbing gratis ini tidak berhenti di bulan Mei saja. Direktur RS Permata Jonggol, dr. Sri Handayani, menjelaskan bahwa bakti sosial ini akan berlangsung secara bertahap hingga Oktober 2026.

Untuk memastikan hasil yang optimal dan keselamatan pasien, pihak rumah sakit menerapkan prosedur skrining yang ketat, antara lain:

  • Pasien bibir sumbing minimal berusia 3 bulan dengan berat badan 5 kg.
  • Pasien sumbing langit-langit minimal berusia 1 tahun dengan berat badan 8-9 kg.
  • Kondisi fisik harus sehat (tidak sedang demam, batuk, atau pilek).
  • Lolos evaluasi dari tim dokter spesialis bedah plastik, anak, dan anestesi.
Baca Juga  Tragedi Erupsi Gunung Dukono: Dua Pendaki Asal Singapura Ditemukan Meninggal Dunia

Camat Jonggol, Andri Rahman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sido Muncul yang telah menjadikan Jonggol sebagai wilayah binaan ketiga setelah sebelumnya sukses dengan program penanganan stunting dan operasi katarak. Kegiatan ini sekaligus menjadi kado spesial menyambut Hari Jadi Bogor yang diperingati setiap tanggal 3 Juni.

Melalui inisiatif ini, Sido Muncul dan mitra-mitranya berharap dapat memicu gelombang kepedulian dari perusahaan lain agar semakin banyak masyarakat prasejahtera yang mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul