Refleksi Iduladha 1447 H: Fadli Zon Ajak Masyarakat Perkuat Fondasi Solidaritas dan Kemanusiaan
Rabu, 27 Mei 2026 16:33 WIB
Kabarmalam.com — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Istiqlal, Jakarta, saat ribuan jemaah berkumpul untuk melaksanakan salat Iduladha 1447 H pada Rabu (27/5/2026). Di antara barisan jemaah, hadir Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang memaknai momentum besar ini sebagai ajang untuk memperkokoh nilai-nilai ketaatan, keikhlasan, serta pengorbanan dalam dinamika kehidupan bermasyarakat.
Dalam pandangan Fadli, Iduladha bukan sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan refleksi mendalam bagi umat Islam untuk menunjukkan kepatuhan kepada Sang Pencipta sekaligus mengasah empati sosial. Ia menekankan bahwa esensi dari hari raya kurban adalah bagaimana nilai-nilai ketuhanan bertransformasi menjadi aksi nyata di tengah masyarakat.
Manifestasi Solidaritas dalam Kehidupan Modern
“Iduladha memiliki makna yang sangat fundamental mengenai ketaatan dan keikhlasan. Pada era sekarang, nilai-nilai tersebut harus kita manifestasikan melalui solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, serta sikap legawa atas segala kehendak Yang Maha Kuasa,” ujar Fadli Zon dalam pernyataan resminya.
Lebih lanjut, tokoh yang kini menakhodai kementerian kebudayaan tersebut mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan semangat berbagi. Menurutnya, sikap saling memberi dan memperkuat kebersamaan adalah kunci utama dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Melalui hari raya kurban ini, kita kembali diingatkan untuk menumbuhkan semangat pengorbanan dan toleransi. Ini adalah modal penting dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman keadaan yang kita hadapi,” tambahnya.
Harmoni Kebudayaan dan Gotong Royong
Fadli juga menyoroti bahwa peringatan Iduladha merupakan momentum emas untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong. Baginya, kedua unsur tersebut adalah fondasi utama dalam membangun kehidupan sosial dan kebudayaan yang seimbang di Indonesia. Ia berharap karakter bangsa yang kuat dan berlandaskan kasih sayang dapat terus tumbuh melalui nilai-nilai kurban ini.
Prosesi salat Id di masjid terbesar se-Asia Tenggara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting negara, termasuk Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Terlihat pula jajaran menteri Kabinet Merah Putih seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Ketua DPD RI Sultan Najamuddin dan para perwakilan negara sahabat.
Pesan Lingkungan dalam Khotbah Iduladha
Kesakralan acara ditutup dengan khotbah yang disampaikan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis. Dalam pesan spiritualnya yang bertajuk ‘Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan’, Hamdan mengajak umat untuk melihat kurban dalam dimensi yang lebih luas, termasuk tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian alam.
Melalui semangat kurban tahun ini, Fadli Zon optimistis bahwa persatuan nasional akan semakin erat, menciptakan tatanan masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan budaya yang tinggi.