Ikuti Kami
kabarmalam.com

Rahasia Daging Kurban Higienis: Mengapa Hewan Harus Berhenti Makan 12 Jam Sebelum Disembelih?

Wahid | kabarmalam.com
Selasa, 26 Mei 2026 16:04 WIB
Rahasia Daging Kurban Higienis: Mengapa Hewan Harus Berhenti Makan 12 Jam Sebelum Disembelih?

Kabarmalam.com — Momen Idul Adha selalu identik dengan semangat berbagi melalui penyembelihan hewan kurban. Namun, di balik keriuhan prosesi tersebut, ada satu detail krusial yang sering kali terabaikan oleh panitia maupun masyarakat umum: pola makan hewan sesaat sebelum disembelih. Alih-alih memberikan pakan melimpah sebagai bentuk kasih sayang terakhir, memberikan makan secara berlebihan justru menyimpan risiko serius terhadap keamanan pangan.

Pentingnya Puasa 12 Jam bagi Hewan Kurban

Berdasarkan panduan kesehatan masyarakat veteriner, hewan kurban idealnya harus dipuasakan selama kurang lebih 12 jam sebelum proses penyembelihan dilakukan. Hal ini bukan tanpa alasan medis. Ira Firgorita, Ketua Kelompok Substansi Pengawasan Keamanan Produk Hewan dari Ditjen PKH Kementan, menegaskan bahwa lambung dan usus yang terlalu penuh berisiko tinggi memicu muntah saat hewan direbahkan.

Baca Juga  Ciputat Membara! BMKG Rilis Daftar Wilayah dengan Suhu Terpanas, Waspadai Ancaman Heat Stress

“Risikonya langsung menyasar pada aspek keamanan pangan. Jika saluran pencernaan penuh dengan makanan, saat proses penyembelihan berlangsung, feses atau kotoran di dalamnya berpotensi besar mengontaminasi daging,” jelas Ira dalam sebuah diskusi daring. Meski dilarang makan, Ira menekankan bahwa akses terhadap air minum harus tetap tersedia setiap saat agar hewan tidak mengalami dehidrasi.

Menjaga Kualitas Daging Melalui Manajemen Stres

Selain faktor pencernaan, kondisi psikologis hewan juga memengaruhi kualitas karkas yang dihasilkan. Hewan yang stres, lelah, atau merasa terancam akan menghasilkan daging yang cenderung lebih alot dan cepat busuk. Oleh karena itu, perlakuan yang manusiawi menjadi syarat mutlak dalam prinsip kesejahteraan hewan.

Baca Juga  Misteri Sapi Kurban Raksasa 1,1 Ton Berinisial 'TIW' di Sleman, Siapa Sosok Pengirimnya?

“Ada regulasi yang mengatur bahwa hewan minimal harus beristirahat selama tiga jam sebelum disembelih,” tambah Ira. Lingkungan sekitar pun harus diperhatikan; kebisingan yang berlebihan atau kerumunan orang yang terlalu rapat dapat memicu kepanikan pada hewan. Sangat disarankan agar lokasi penyembelihan dibuat lebih tertutup atau terisolasi agar proses berjalan tenang dan cepat.

Higiene Sanitasi di Area Penyembelihan

Untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar sehat, pengaturan tata letak area penyembelihan harus dilakukan secara profesional. Idealnya, area pemotongan harus terpisah secara fisik dari area penanganan dan pemotongan daging (karkas). Pemisahan ini bertujuan untuk mencegah kontaminasi silang dari lingkungan luar atau kotoran hewan ke daging yang sudah bersih.

Baca Juga  Inspiratif! Putra Ferry Maryadi Berhasil Kurban Kambing Hasil Tabungan Sendiri

Secara prinsip, ibadah kurban bukan hanya soal menggugurkan kewajiban, melainkan harus memenuhi empat pilar utama: aspek kehalalan, kesejahteraan hewan, higiene sanitasi, dan tentu saja keamanan pangan bagi konsumen akhir. Dengan persiapan yang matang dan prosedur yang benar, kualitas nutrisi dari daging kurban dapat terjaga hingga sampai ke tangan mereka yang membutuhkan.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid