Geger Penemuan Jasad Bayi Perempuan di Tukad Mati Kuta, Kondisi Masih Bertali Pusar
Senin, 25 Mei 2026 03:34 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah pemandangan memilukan menggegerkan warga di sekitar aliran Tukad Mati, Jalan Tuan Lange, Kuta, Badung, Bali. Keheningan sore di kawasan tersebut mendadak berubah menjadi kegaduhan setelah ditemukan sesosok jasad bayi perempuan yang mengambang tak bernyawa di permukaan air.
Kronologi Penemuan di Pinggir Sungai
Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Seorang warga bernama Firman, yang saat itu tengah melintas di ruas jalan tersebut, dikagetkan oleh penampakan benda mencurigakan yang hanyut. Setelah diamati lebih dekat, ternyata benda tersebut adalah tubuh mungil seorang bayi.
Sontak, Firman langsung memberitahu dua pemuda yang kebetulan sedang bersiap untuk memancing di area sekitar. Penemuan mayat bayi ini pun segera dilaporkan kepada I Made Cakra, seorang pemilik rumah kos setempat, yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Hasil Olah TKP Polresta Denpasar
Mendapat laporan dari warga, petugas dari Polresta Denpasar segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, memberikan keterangan terkait kondisi menyedihkan saat bayi tersebut dievakuasi.
“Telah ditemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di aliran Tukad Mati. Saat ditemukan, posisinya berada di atas sebuah kasur yang hanyut, dalam kondisi miring ke kiri dan kulit yang sudah mulai membiru,” jelas Adi.
Kondisi Fisik Bayi: Tali Pusar Masih Menempel
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas mencatat beberapa fakta penting mengenai kondisi bayi malang tersebut. Meski sudah tidak bernyawa, organ tubuh bayi tersebut dilaporkan masih dalam kondisi lengkap.
“Organ tubuh korban lengkap dan tali pusar pun masih menempel, namun bagian ari-arinya sudah tidak ada,” tambah Adi. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh bayi tersebut.
Kasus pembuangan bayi di wilayah Kuta Bali ini kini sedang dalam penanganan serius pihak berwajib. Polisi terus mendalami keterangan para saksi guna menelusuri siapa orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri di aliran sungai tersebut.