Ikuti Kami
kabarmalam.com

Gus Ipul Gandeng Seskab Teddy Jadi Duta Sekolah Rakyat, Bidik Peningkatan Literasi Masyarakat Marjinal

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 23 Apr 2026 19:36 WIB
Gus Ipul Gandeng Seskab Teddy Jadi Duta Sekolah Rakyat, Bidik Peningkatan Literasi Masyarakat Marjinal

Kabarmalam.com — Langkah strategis diambil oleh Kementerian Sosial dalam memperkuat gaung program pendidikan bagi kalangan prasejahtera. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, secara resmi mendaulat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk mengemban peran sebagai Duta Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil guna memperluas jangkauan informasi dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya akses pendidikan formal bagi kelompok rentan.

Kehadiran sosok Teddy Indra Wijaya diharapkan mampu menjadi magnit sekaligus ikon yang memberikan energi baru bagi program Sekolah Rakyat. Menurut Gus Ipul, penunjukan ini bukanlah keinginan sepihak dari kementerian, melainkan lahir dari dorongan para praktisi pendidikan di akar rumput.

Aspirasi dari Guru dan Kepala Sekolah

Gus Ipul mengungkapkan bahwa usulan untuk menjadikan Seskab Teddy sebagai duta muncul dari keresahan sekaligus harapan para tenaga pendidik. Saat melakukan kunjungan lapangan, sejumlah kepala sekolah dan guru menitipkan harapan agar ada sosok yang mampu merepresentasikan program ini dengan lebih kuat di mata publik.

Baca Juga  Kisah Haru Ahmad Lutfi, Anak Buruh Tani Sragen yang Kembali Merajut Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

“Kami memang meminta beliau, bukan hanya saya pribadi tetapi juga suara dari para guru dan kepala sekolah. Kami ingin Pak Teddy menjadi representasi atau semacam ikon dari Sekolah Rakyat. Tujuannya agar publik semakin mafhum dan mengerti esensi dari gerakan ini,” tutur Gus Ipul saat ditemui di kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat.

Komitmen di Tengah Padatnya Tugas Negara

Meski memiliki tanggung jawab besar sebagai Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dinilai memiliki perhatian yang sangat dalam terhadap isu-isu kesejahteraan sosial. Gus Ipul mencatat bahwa koordinasi di tingkat lapangan menjadi jauh lebih efektif sejak Teddy ikut ambil bagian dalam memberikan masukan dan pengawasan terhadap program ini.

Baca Juga  Diplomasi di Balik Meja Hijau: 10 Poin Proposal Iran yang Mampu Redam Agresi Donald Trump

“Sejak awal, beliau sudah banyak terlibat. Koordinasi di lapangan terasa semakin solid setiap harinya. Pak Teddy seringkali memberikan masukan yang sangat tajam, baik saat kami minta maupun atas inisiatif beliau sendiri. Kami tentu sangat bersyukur atas kesediaan beliau di tengah kesibukan yang luar biasa,” tambah Gus Ipul.

Menjangkau Anak-Anak di Jalanan

Program Kesejahteraan Sosial ini memang tengah menjadi fokus utama pemerintah. Belum lama ini, Kemensos bahkan menemukan puluhan calon siswa Sekolah Rakyat di Jakarta yang masih beraktivitas sebagai pengamen jalanan. Kehadiran Teddy sebagai duta diharapkan dapat mempercepat proses asimilasi anak-anak jalanan ini kembali ke bangku sekolah.

Usulan Teddy sebagai duta ini sejatinya pertama kali mencuat saat pertemuan di Cibinong, Bogor, di mana para kepala sekolah melihat dedikasi nyata dari sang Seskab. Meskipun hingga saat ini Teddy masih dalam tahap menindaklanjuti usulan formal tersebut, Gus Ipul optimis sinergi ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masa depan pendidikan rakyat di Indonesia.

Baca Juga  22 Tahun Pengabdian Tagana: Pesan Mendalam Mensos Gus Ipul bagi Pahlawan Kemanusiaan Indonesia
Tentang Penulis
Husnul
Husnul