Ikuti Kami
kabarmalam.com

Aksi Copet di Acara Klub Vespa Bogor Berujung Ricuh, Pelaku Nyaris Diamuk Massa

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 24 Mei 2026 21:34 WIB
Aksi Copet di Acara Klub Vespa Bogor Berujung Ricuh, Pelaku Nyaris Diamuk Massa

Kabarmalam.com — Kemeriahan sebuah festival motor klasik yang digelar oleh komunitas Vespa di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi arena pengepungan. Seorang pria berinisial FZP (25) alias Febi, warga Senen, Jakarta Pusat, nyaris meregang nyawa setelah tertangkap basah melancarkan aksi pencurian ponsel di tengah kerumunan massa pada Sabtu (23/5) sore.

Kronologi Penggeledahan Massal

Kecurigaan bermula ketika satu per satu pengunjung mulai mengeluhkan hilangnya perangkat komunikasi mereka secara misterius. Merespons laporan yang terus mengalir, panitia acara sigap melakukan pengetatan pengamanan dengan metode body checking atau pemeriksaan badan terhadap setiap individu yang hendak meninggalkan lokasi acara.

Langkah preventif ini membuahkan hasil. Saat giliran Febi digeledah, petugas keamanan menemukan tiga unit telepon seluler yang disembunyikan di balik pakaiannya. Tak ayal, temuan tersebut langsung menyulut emosi ratusan peserta acara yang merasa geram dengan kehadiran penyusup di tengah kemeriahan komunitas Vespa tersebut.

Baca Juga  Waspada Gendam! Lansia di Buleleng Merugi Rp 380 Juta Usai Terjerat Modus Hipnotis

Evakuasi Menegangkan di Tengah Amukan Massa

Kapolsek Sukaraja, AKP Ade Rahmat, mengonfirmasi bahwa situasi sempat memanas saat pelaku dievakuasi. Massa yang telanjur emosi mencoba merangsek masuk dan menghakimi pelaku yang sudah diamankan petugas ke dalam mobil patroli. Ketegangan memuncak ketika warga mengejar kendaraan petugas, yang mengakibatkan beberapa bagian mobil patroli mengalami kerusakan akibat aksi massa yang tak terbendung.

“Massa sangat kesal karena banyak yang kehilangan barang berharga. Saya sendiri berada di dalam mobil saat proses evakuasi dilakukan untuk memastikan pelaku tetap aman dari tindakan main hakim sendiri,” ujar AKP Ade Rahmat saat dikonfirmasi pada Minggu (24/5).

Status Pelaku dan Barang Bukti

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa Febi sehari-harinya bekerja sebagai pegawai di salah satu gerai makanan cepat saji di Jakarta. Namun, aksinya di Bogor kali ini justru membawanya berurusan dengan hukum. Saat ini, pelaku beserta barang bukti berupa tiga unit ponsel hasil curian telah diserahkan ke Polres Bogor untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga  Bobby Nasution Meledak di Tapteng, Semprot Camat Tukka: Jangan Sok Paling Kerja!

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kriminalitas di Bogor, terutama saat berada di pusat keramaian. Pihak kepolisian juga mengimbau agar panitia penyelenggara acara serupa di masa mendatang dapat memperketat sistem keamanan acara guna meminimalisir celah bagi para pelaku kejahatan spesialis kerumunan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul