Bobby Nasution Meledak di Tapteng, Semprot Camat Tukka: Jangan Sok Paling Kerja!
Selasa, 14 Apr 2026 14:34 WIB
Kabarmalam.com — Suasana kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, di Kabupaten Tapanuli Tengah mendadak memanas. Di tengah guyuran hujan deras, Bobby tak mampu membendung amarahnya saat berhadapan langsung dengan Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, terkait lambatnya progres penanganan infrastruktur pencegah banjir.
Ketegangan ini terekam jelas dalam sebuah video yang diunggah oleh akun resmi Pemprov Sumut pada Selasa (14/4/2026). Insiden tersebut terjadi pada Senin (13/4) saat Bobby meninjau langsung proyek strategis berupa pembangunan tanggul sungai di wilayah tersebut. Proyek ini merupakan langkah krusial untuk mencegah terulangnya bencana banjir besar yang sempat melumpuhkan kawasan itu pada November 2025 silam.
Adu Argumen di Tengah Hujan
Dalam rekaman video tersebut, tampak Bobby yang didampingi Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, terlibat konfrontasi lisan dengan Yan Munzir. Sang Camat terlihat mencoba membela diri dengan menyatakan bahwa dirinya tidak menerima instruksi langsung untuk beberapa poin pengerjaan di lapangan.
“Ini sudah jalan, saya kan nggak dapat perintah dari sini Pak,” ujar Yan Munzir dengan nada yang memicu reaksi keras dari sang Gubernur. Kalimat pembelaan ini justru menjadi pemantik yang membuat suara Bobby semakin meninggi sembari menunjuk ke arah sang Camat.
Sindiran Pedas untuk Birokrasi Lamban
Bobby Nasution menekankan bahwa pemerintah daerah seharusnya memiliki inisiatif tinggi, terutama dalam memperjuangkan nasib warga yang terdampak bencana. Ia menyayangkan sikap pasif birokrasi di tingkat kecamatan yang dianggap menghambat realisasi bantuan dan pembangunan yang telah diperjuangkan dengan anggaran fantastis.
“Warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau saja. Orang sudah memperjuangkan anggaran sampai miliaran, bahkan triliun, tapi mengurus hal seperti ini saja kau tidak becus. Orang-orang berjuang buat kalian lho,” tegas Bobby dengan nada geram.
Bobby juga membandingkan kinerja Kecamatan Tukka dengan daerah lain di wilayah Tapanuli Selatan yang dianggap lebih responsif. Ia menuding wilayah tersebut menjadi salah satu yang paling lambat dalam pelaporan dan koordinasi bantuan, sehingga merugikan masyarakat setempat.
“Kau ini daerah paling lambat, sudah di-mention berkali-kali. Bantuan jadi terhambat tidak sampai. Lihat di Tapsel sana bagaimana mereka bekerja, jangan merasa sok paling kerja di sini,” pungkas Bobby sebelum akhirnya ditenangkan oleh Masinton Pasaribu yang berdiri di antara keduanya.
Hingga berita ini diturunkan, momen adu mulut tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial, mencerminkan tantangan besar dalam koordinasi infrastruktur Sumatera Utara yang seringkali masih terganjal kendala birokrasi di level bawah.