Momen Hangat di Halim: Reaksi Menkeu Purbaya Saat ‘Ditodong’ Presiden Prabowo Soal Kurs Dolar
Senin, 18 Mei 2026 20:38 WIB
Kabarmalam.com — Di balik kemegahan acara penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, terselip sebuah interaksi menarik yang mencuri perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto tampak memanfaatkan momen santai usai agenda formal untuk menanyakan kondisi terkini mata uang asing kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Pertanyaan singkat namun padat, “Dolar gimana?”, dilontarkan sang Presiden saat bersalaman dengan Purbaya sebelum berpamitan. Meski di lokasi kejadian reaksi Purbaya tidak terlihat secara eksplisit karena situasi yang cukup riuh, ia kemudian memberikan penjelasan lebih mendalam saat ditemui usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (18/5/2026).
Fokus pada Fundamental Ekonomi
Menanggapi rasa penasaran publik atas pertanyaan spontan Presiden tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa memilih untuk memberikan jawaban yang diplomatis namun tetap substantif. Ia menegaskan bahwa urusan fluktuasi harian nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan domain teknis dari bank sentral atau Bank Indonesia. Namun, ia memastikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap berada di jalur yang benar.
“Oh itu dolar kan bagian bank sentral ya. Kita bicara soal fondasi ekonomi saja, yang sejauh ini masih sangat bagus. Itu poin utamanya,” ujar Purbaya dengan nada optimis saat memberikan keterangan kepada awak media.
Dialog di Antara Deretan Alutsista
Momen unik ini terjadi sesaat setelah prosesi penyerahan sejumlah alutsista canggih kepada jajaran TNI. Di tengah suasana formal yang dihadiri oleh petinggi negara, Presiden Prabowo terlihat berkumpul dan berdialog akrab dengan para menteri dan pimpinan Komisi I DPR RI.
Dalam lingkaran diskusi tersebut, tampak hadir Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Polkam Djamari Chaniago, hingga Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Tak ketinggalan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta tokoh-tokoh parlemen seperti Utut Adianto dan Budi Djiwandono yang ikut serta dalam pembicaraan hangat tersebut.
Selipan Kabar Religi di Balik Isu Ekonomi
Ada satu hal lagi yang menarik perhatian dalam interaksi tersebut. Saat Presiden menanyakan kabar dolar, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang berdiri tepat di belakang Presiden memberikan informasi tambahan mengenai agenda pribadi Menkeu. Sjafrie menyebutkan bahwa Purbaya dalam waktu dekat akan berangkat menunaikan ibadah haji.
“Mau naik haji ini, Pak,” celetuk Sjafrie sambil menunjuk ke arah Purbaya, yang kemudian langsung disambut dengan respons positif oleh Presiden Prabowo. Momen ini seakan mencairkan suasana serius terkait isu kurs mata uang menjadi obrolan yang lebih personal dan penuh kekeluargaan.
Meskipun isu dolar selalu menjadi perhatian sensitif bagi pasar, sikap tenang yang ditunjukkan oleh Menteri Keuangan dan keyakinannya pada fundamental ekonomi nasional memberikan sinyal positif bagi stabilitas keuangan dalam negeri di masa pemerintahan saat ini.