Ikuti Kami
kabarmalam.com

Diplomasi Literasi Mendunia: Indonesia Terpilih Sebagai Tamu Kehormatan Pameran Buku Internasional Tunisia 2026

Husnul | kabarmalam.com
Sabtu, 18 Apr 2026 03:06 WIB
Diplomasi Literasi Mendunia: Indonesia Terpilih Sebagai Tamu Kehormatan Pameran Buku Internasional Tunisia 2026

Kabarmalam.com — Jejak literasi Nusantara kembali bersinar terang di panggung internasional. Kabar membanggakan datang dari Afrika Utara, di mana Indonesia secara resmi didapuk sebagai Tamu Kehormatan atau Guest of Honor dalam perhelatan akbar Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40 yang akan datang.

Penetapan posisi istimewa ini diumumkan langsung oleh Kementerian Kebudayaan Tunisia. Rencananya, ajang bergengsi tersebut akan diselenggarakan pada 23 April hingga 3 Mei 2026, berlokasi di kawasan Elkram, Tunis. Dalam sesi jumpa pers yang dihadiri oleh Direktur Pelaksana Pameran Buku, Muhammad Shaleh al-Kadri, serta jajaran pejabat tinggi Tunisia, delegasi Indonesia menyambut hangat kepercayaan besar ini.

Langkah Strategis Memperkuat Hubungan Bilateral

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Tunisia, khususnya kepada Presiden Kais Said dan Menteri Kebudayaan Tunisia. Menurutnya, momentum ini adalah kelanjutan dari kesuksesan literasi Indonesia di kancah global setelah sebelumnya mencatatkan sejarah serupa di Frankfurt Book Fair, Jerman, pada tahun 2015.

Baca Juga  Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Subianto Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Buruh di Monas

“Kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai Tamu Kehormatan pada edisi ke-40 ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata untuk memperkokoh hubungan bilateral antara Indonesia dan Tunisia yang telah terjalin kuat selama ini,” ungkap Zuhairi dalam keterangannya.

Membawa Misi Budaya dan Pemikiran Tokoh Bangsa

Indonesia tidak main-main dalam mempersiapkan kehadirannya. Setidaknya akan ada lebih dari 1.000 judul buku yang diboyong ke Tunisia. Menariknya, karya-karya tersebut akan hadir dalam berbagai bahasa internasional, mulai dari bahasa Arab, Inggris, Prancis, hingga bahasa Indonesia, guna menjangkau pembaca dari berbagai latar belakang.

Selain memajang ribuan literatur, delegasi Indonesia juga akan menggelar serangkaian diskusi mendalam mengenai khazanah pemikiran tokoh-tokoh besar Nusantara. “Kami akan mengenalkan lebih dekat pemikiran progresif dari Bung Karno, Gus Dur, Buya Syafii Maarif, dan tokoh bangsa lainnya. Ini adalah misi untuk memperkenalkan kekayaan intelektual kita ke mata dunia,” tambah Dubes Zuhairi.

Baca Juga  Diplomasi Hangat di Tengah Badai: Trump Sambut Raja Charles III dan Puji Loyalitas Inggris

Panggung Literasi Lintas Negara

Pameran Buku Internasional Tunisia edisi ke-40 ini diprediksi akan berlangsung semarak dengan partisipasi dari 37 negara dan melibatkan sekitar 400 penerbit kenamaan. Kehadiran Indonesia sebagai tamu utama diharapkan mampu memberikan warna tersendiri melalui berbagai agenda promosi kebudayaan Nusantara yang eksotis dan penuh makna.

Dengan partisipasi aktif dalam ajang internasional seperti ini, Indonesia semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai bangsa yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki kedalaman pemikiran dan karya sastra yang patut diperhitungkan di kancah dunia.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul