Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kedok Mahasiswa ‘Agamis’ Terbongkar: Pengakuan Viral Pelaku Kekerasan Seksual di Undip Gegerkan Publik

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 17 Mei 2026 00:04 WIB
Kedok Mahasiswa 'Agamis' Terbongkar: Pengakuan Viral Pelaku Kekerasan Seksual di Undip Gegerkan Publik

Kabarmalam.com — Jagat maya baru-baru ini digemparkan oleh sebuah pengakuan terbuka dari seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengeklaim dirinya sebagai pelaku tindak kekerasan seksual. Kasus yang mencuat lewat unggahan video singkat ini langsung memicu reaksi keras dari publik, terutama setelah modus operandi terduga pelaku terungkap ke permukaan.

Narasi Pengakuan dan Modus ‘Pribadi Agamis’

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, seorang pemuda yang diketahui berinisial S, mahasiswa angkatan 2024 dari program studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan, tampak memegang secarik kertas dengan pernyataan tertulis sebagai pelaku kekerasan seksual. Dengan nada penuh penyesalan semu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Baca Juga  Terancam Penjara Seumur Hidup, Tersangka Penembak Donald Trump di Gala Dinner Klaim Tak Bersalah

Namun, yang membuat publik semakin geram adalah latar belakang perilaku terduga pelaku yang terungkap melalui kesaksian-kesaksian di platform digital. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut diduga sengaja membangun citra diri sebagai sosok yang religius dan serius dalam menjalin hubungan untuk menjerat korbannya. Tercatat, jumlah korban yang berani bersuara mencapai lebih dari 11 orang, di mana mayoritas mengenal pelaku melalui lingkungan kampus, media sosial, hingga aplikasi kencan daring.

Langkah Tegas Pihak Kampus

Merespons kegaduhan tersebut, pihak birokrasi Undip memastikan bahwa mereka tidak tinggal diam. Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai dugaan kasus tersebut telah masuk ke meja universitas sejak 24 April 2026.

Baca Juga  Malam Mencekam di Kalideres: Empat Gudang Paket di Kompleks Miami Ludes Terbakar

“Pihak kampus sudah menerima laporan tersebut dan saat ini sedang dalam proses tindak lanjut sesuai dengan mekanisme internal yang berlaku,” ujar Nurul saat dikonfirmasi. Penanganan kasus ini kini berada di bawah kendali Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) serta Tim Kode Etik untuk menentukan sanksi yang tepat bagi pelaku.

Komitmen Perlindungan Korban

Pihak universitas mengekspresikan keprihatinan mendalam atas munculnya kasus ini di tengah upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman. Undip menegaskan komitmennya untuk menangani setiap laporan pelecehan seksual secara serius tanpa pandang bulu.

Selain memberikan pendampingan bagi para korban, pihak kampus juga berjanji akan terus memperkuat sistem pencegahan agar insiden memilukan seperti ini tidak lagi terulang di kemudian hari. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan Semarang dan sekitarnya.

Baca Juga  Siap-siap! CFD Jalan HR Rasuna Said Perdana Digelar Minggu Ini, Simak Rute dan Kantong Parkirnya
Tentang Penulis
Husnul
Husnul