Ikuti Kami
kabarmalam.com

Dilema Awet Muda: Lebih Efektif Mana, Minum Kolagen atau Pakai Skincare?

Wahid | kabarmalam.com
Kamis, 14 Mei 2026 12:35 WIB
Dilema Awet Muda: Lebih Efektif Mana, Minum Kolagen atau Pakai Skincare?

Kabarmalam.com — Memasuki usia dewasa, menjaga elastisitas kulit bukan lagi sekadar hobi, melainkan sebuah investasi jangka panjang yang mulai diseriusi banyak orang. Di tengah gempuran tren kecantikan, kolagen muncul sebagai primadona. Namun, perdebatan klasik pun muncul di kalangan pemerhati kecantikan: apakah lebih baik mengonsumsi minuman kolagen atau mengandalkan produk skincare yang mengandung protein tersebut?

Memahami Peran Vital Kolagen sebagai Fondasi Kulit

Pernahkah Anda bertanya mengapa kulit anak kecil terasa begitu kenyal dan kencang? Jawabannya terletak pada kolagen. Protein alami ini merupakan komponen struktural utama yang menyusun sekitar 70 persen jaringan kulit kita, khususnya pada lapisan dermis. Ia berfungsi layaknya ‘perancah’ yang menjaga kulit tetap kokoh, lembap, dan elastis.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, pabrik kolagen alami dalam tubuh mulai melambat. Proses regenerasi tidak lagi secepat dulu, dan tanda-penuaan seperti garis halus atau kulit kendur pun mulai menampakkan diri. Faktor eksternal seperti paparan sinar ultraviolet (UV) yang ekstrem, polusi, kebiasaan merokok, hingga pola makan tinggi gula kian memperburuk kondisi ini dengan merusak serat-serat kolagen yang tersisa.

Baca Juga  Cantik Berujung Petaka: Viral Kisah Wanita Kena Kanker Kulit Akibat Rutin Manicure UV, Begini Cara Mencegahnya

Adu Mekanisme: Jalur Pencernaan vs Penyerapan Kulit

Dalam dunia estetika, terdapat dua rute utama untuk memasukkan kolagen ke dalam sistem tubuh. Menurut dr. Silvia Kartika, seorang praktisi estetika dari Seraphim Medical Center, keduanya memiliki keunggulan masing-masing yang unik. Perbedaan mendasarnya terletak pada target dan cara tubuh memprosesnya.

“Sebenarnya dua-duanya sama bagusnya. Perbedaannya ada pada rute pemberiannya,” ungkap dr. Silvia. Ia menjelaskan bahwa penggunaan skincare kolagen bekerja secara topikal atau langsung pada area permukaan wajah. Fokus utamanya adalah memperkuat skin barrier dan memberikan hidrasi instan. Namun, perlu dicatat bahwa molekul kolagen murni cenderung berukuran besar, sehingga seringkali sulit untuk menembus hingga ke lapisan kulit terdalam.

Baca Juga  Rahasia Kulit Glowing Viral di TikTok: Benarkah Makan Membran Telur Bikin Awet Muda?

Di sisi lain, kolagen yang diminum harus melewati proses metabolisme yang lebih panjang. Setelah dikonsumsi, kolagen akan dipecah menjadi asam amino dan peptida melalui sistem pencernaan. Nantinya, komponen ini akan diserap oleh darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh—tidak hanya wajah—untuk merangsang pembentukan kolagen baru dari dalam.

Mana yang Memberikan Hasil Lebih Signifikan?

Jika Anda mencari efek jangka panjang dan menyeluruh, riset yang dipublikasikan dalam International Journal of Dermatology menunjukkan bahwa konsumsi kolagen hidrolisat secara konsisten selama 8 hingga 12 minggu mampu meningkatkan elastisitas kulit secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan dari dalam memiliki dampak sistemik yang kuat.

Namun, bukan berarti skincare kolagen tidak berguna. Bagi Anda yang sering berada di ruangan ber-AC atau memiliki kulit kering, skincare kolagen adalah penyelamat untuk menjaga kelembapan permukaan kulit agar tetap terasa halus. Jadi, daripada memilih salah satu, banyak ahli menyarankan untuk mengombinasikan keduanya sebagai strategi perawatan kulit yang komprehensif.

Baca Juga  Belajar dari Kasus Viral Bekasi: Mengapa Rajin Minum Air Putih Saja Tak Cukup untuk Cegah Gagal Ginjal?

Gaya Hidup Tetap Menjadi Kunci Utama

Penting untuk diingat bahwa baik minuman kolagen maupun skincare mahal bukanlah peluru ajaib yang bisa menghilangkan kerutan dalam semalam. Efektivitas keduanya sangat bergantung pada bagaimana Anda menjaga gaya hidup sehat.

Tanpa perlindungan sunscreen yang memadai, tidur yang cukup, dan asupan nutrisi yang seimbang, kolagen yang Anda masukkan ke dalam tubuh akan sia-sia karena terus-menerus dirusak oleh radikal bebas. Jadi, sudah siapkah Anda mengoptimalkan asupan kolagen demi kulit yang lebih sehat dan bercahaya?

Tentang Penulis
Wahid
Wahid