Ikuti Kami
kabarmalam.com

Panduan Lengkap Rute Bus Shalawat Haji 2026: Daftar Kode Warna, Nomor Hotel, dan Jadwal Perjalanan

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 11 Mei 2026 18:05 WIB
Panduan Lengkap Rute Bus Shalawat Haji 2026: Daftar Kode Warna, Nomor Hotel, dan Jadwal Perjalanan

Kabarmalam.com — Mobilitas jemaah Indonesia selama berada di Makkah menjadi prioritas utama pemerintah dalam menyelenggarakan ibadah haji tahun 2026. Guna mempermudah pergerakan dari penginapan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya, layanan Bus Shalawat kembali disiagakan selama 24 jam penuh. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 452 armada bus siap melayani jemaah dengan sistem operasional non-stop tanpa jeda.

Mengacu pada data resmi Kementerian Haji RI, layanan transportasi ini akan menghubungkan berbagai zona penginapan jemaah dengan tiga terminal utama di sekitar Masjidil Haram, yaitu Terminal Syib Amir, Terminal Jabal Ka’bah, dan Terminal Ajyad (Jiad). Untuk memudahkan jemaah mengenali bus yang harus mereka naiki, sistem pengkodean berbasis warna dan nomor hotel telah diterapkan secara sistematis.

Mengenal 21 Rute dan Kode Warna Bus Shalawat

Layanan bus ini telah mulai beroperasi sejak gelombang pertama jemaah tiba di Makkah pada akhir April 2026 dan akan terus melayani hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Berikut adalah pembagian rute berdasarkan kode warna yang perlu dipahami oleh para jemaah:

  • Rute Syisyah 1 – Syib Amir (Warna Hijau): Melayani nomor bus 1, 2, 3, dan 4.
  • Rute Syisyah 2 – Syib Amir (Warna Biru): Melayani nomor bus 5, 6, 7, dan 8.
  • Rute Raudhah – Syib Amir (Warna Pink): Melayani nomor bus 9, 10, dan 11.
  • Rute Jarwal – Jabal Ka’bah (Warna Oranye/Jingga): Melayani nomor bus 12 dan 13.
  • Rute Aziziah – Jabal Ka’bah (Warna Kuning): Melayani nomor bus 14 dan 15.
  • Rute Misfalah – Ajyad (Warna Ungu): Melayani nomor bus 16, 17, 18, 19, 20, dan 21.
Baca Juga  Mau Nikah di Gereja Katolik? Waspada! Tanpa Syarat 'Status Liber' Ini Pernikahan Anda Tidak Sah

Detail Nomor Hotel Berdasarkan Rute Bus

Bagi jemaah, sangat penting untuk mencocokkan nomor hotel yang tertera di kartu akomodasi dengan nomor bus agar tidak tersasar. Berikut adalah rincian nomor hotel untuk setiap trayek:

1. Wilayah Syisyah ke Syib Amir
Bus 1 melayani hotel: 517, 518, 417-423. Bus 2 melayani hotel: 301-305. Bus 3 mencakup area luas termasuk hotel: 210-214 dan 306-319. Bus 4 melayani hotel: 215-222.

2. Wilayah Raudhah ke Syib Amir
Bus 9 melayani hotel: 512-516. Bus 10 melayani hotel: 401-416. Bus 11 melayani hotel: 501-511.

3. Wilayah Jarwal, Aziziah, dan Misfalah
Untuk jemaah di Jarwal, Bus 12 dan 13 akan mengantar ke Jabal Ka’bah (Hotel 601-613). Sementara bagi jemaah di Aziziah, Bus 14 dan 15 melayani area hotel 1001 dengan akses pintu gerbang yang berbeda. Di wilayah Misfalah, jemaah dapat menggunakan Bus 16 hingga 21 yang melayani puluhan hotel di zona tersebut menuju Terminal Ajyad.

Baca Juga  Perkuat Sinergi di Riyadh, Wakapolri Pastikan Perlindungan Maksimal Jemaah Haji Indonesia 2026

Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2026

Selain informasi transportasi, jemaah juga perlu mencatat jadwal haji 2026 agar dapat mempersiapkan fisik dengan maksimal. Berikut adalah lini masa penting perjalanan haji tahun ini:

  • 21 April 2026: Jemaah mulai memasuki asrama haji.
  • 22 April 2026: Pemberangkatan gelombang I menuju Madinah.
  • 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan gelombang II menuju Jeddah.
  • 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H): Pelaksanaan Wukuf di Arafah sebagai puncak haji.
  • 27 Mei 2026: Perayaan Idul Adha 1447 H.
  • 1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah gelombang I ke Tanah Air.
  • 30 Juni – 1 Juli 2026: Akhir dari seluruh proses pemulangan jemaah ke Indonesia.

Pemerintah senantiasa mengimbau jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, terutama mengingat cuaca di Tanah Suci yang diprediksi akan cukup menantang. Dengan memahami rute bus shalawat ini, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan fokus tanpa kendala transportasi.

Baca Juga  Hizbullah Tolak Mentah-Mentah Tawaran Negosiasi Israel: Kedaulatan Lebanon Harga Mati
Tentang Penulis
Husnul
Husnul