Nyalakan Sinyal di Malalak Utara: Andre Rosiade Tegaskan Komitmen Pemerataan Digital di Sumatera Barat
Minggu, 10 Mei 2026 18:34 WIB
Kabarmalam.com — Langkah nyata untuk memerdekakan masyarakat dari keterisolasian digital kembali ditunjukkan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Dalam sebuah momen penuh antusiasme, legislator asal Fraksi Gerindra ini secara resmi mengoperasikan tower Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Minggu (10/5/2026).
Komitmen Pengabdian Tanpa Embel-Embel Politik
Peresmian ini bukan sekadar seremoni infrastruktur biasa. Bagi Andre, kehadiran sinyal yang kuat di pelosok desa adalah bentuk tanggung jawab moral kepada konstituen yang telah memberikan amanah. Di hadapan para tokoh masyarakat, niniak mamak, dan jajaran pimpinan Telkomsel, Andre menegaskan bahwa upayanya mendorong pembangunan infrastruktur di Kabupaten Agam murni merupakan bentuk dedikasi sebagai wakil rakyat.
“Kami tegaskan kembali, bantuan ini hadir bukan karena ambisi politik tertentu seperti pencalonan gubernur. Ini adalah kewajiban kami sebagai anggota DPR. Ketika rakyat sudah memilih, maka tugas kami adalah mengabdi, melayani, dan mengeksekusi kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Andre dengan nada lugas dalam sambutannya.
Menghapus Blank Spot Hingga Pelosok Sumbar
Masalah blank spot di Sumatera Barat memang menjadi perhatian serius Andre Rosiade. Ia menyadari banyak wilayah yang sebelumnya luput dari prioritas pembangunan karena kendala anggaran daerah atau pertimbangan teknis lainnya. Di sinilah peran legislatif untuk melakukan intervensi dan mendorong pihak operator seperti Telkomsel agar segera melakukan percepatan pembangunan jaringan.
Andre menargetkan bahwa persoalan jaringan telekomunikasi di seluruh Sumatera Barat dapat dituntaskan secara bertahap hingga tahun 2029. Beberapa wilayah strategis seperti Galugua di Kapur IX serta Koto Tinggi Tambago PDRI di Kabupaten Lima Puluh Kota kini telah masuk dalam radar prioritas selanjutnya untuk segera ‘dimerdekakan’ dari keterbatasan sinyal.
Pesan Penting: Menjaga Aset adalah Tugas Bersama
Selain meresmikan, Andre juga memberikan edukasi krusial kepada warga Nagari Malalak Utara. Ia mengingatkan bahwa infrastruktur yang sudah dibangun dengan susah payah ini harus dijaga dengan baik dari aksi kriminalitas. Kasus pencurian komponen baterai dan kabel BTS masih menjadi kendala besar yang sering memutus akses komunikasi masyarakat secara tiba-tiba.
“Aset ini milik kita bersama, tolong dijaga. Terutama baterai, karena itu komponen yang paling mahal dan sering diincar pencuri. Jika ada orang asing yang datang mengaku sebagai petugas, jangan ragu untuk memfoto identitas, wajah, dan kendaraannya sebagai langkah antisipasi,” imbau Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) tersebut.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah dan Telkomsel
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, turut menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat Andre Rosiade dalam menjembatani kebutuhan daerah dengan pihak penyedia layanan komunikasi. Meskipun beberapa titik di Palembayan dan Lubuk Basung masih membutuhkan perhatian, kehadiran BTS di Malalak Utara dianggap sebagai lompatan besar bagi kemajuan ekonomi digital warga setempat.
Senada dengan hal tersebut, Surya Firdaus selaku Manager Network Operation Bukittinggi Telkomsel, mengakui bahwa dukungan penuh dari Andre Rosiade sangat krusial dalam mempercepat proses birokrasi dan eksekusi di lapangan. Sinergi antara wakil rakyat dan korporasi ini diharapkan dapat terus berlanjut demi kemanfaatan jangka panjang bagi masyarakat luas.