Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Pantai Bagedur: Nelayan Lebak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Lima Hari Hilang Terseret Arus

Husnul | kabarmalam.com
Sabtu, 25 Apr 2026 19:04 WIB
Tragedi Pantai Bagedur: Nelayan Lebak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Lima Hari Hilang Terseret Arus

Kabarmalam.com — Upaya pencarian panjang yang dilakukan oleh tim penyelamat di perairan Kabupaten Lebak akhirnya membuahkan hasil, meski diiringi kabar duka. Setelah lima hari melakukan penyisiran intensif di tengah ketidakpastian, jasad seorang nelayan yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pantai Bagedur, Muara Binuangeun, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Insiden memilukan ini menimpa Agus (43), warga Kampung Kanaga, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Korban sebelumnya dikabarkan hilang saat tengah menjalankan rutinitasnya mencari nafkah di laut pada Selasa (21/4). Namun, faktor cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut mengubah segalanya menjadi sebuah peristiwa tragis.

Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petaka bermula saat Agus sedang menyandarkan kapalnya di sebuah bagan. Naas, hantaman gelombang tinggi dan angin kencang membuat tali pengikat kapal terputus. Tanpa daya, kapal tersebut hanyut terbawa arus kuat ke tengah lautan, membawa Agus menjauh dari bibir pantai.

Baca Juga  Jasad Pria Misterius Ditemukan Membusuk di Aliran Ciliwung Jagakarsa, Diduga Hanyut dari Depok

Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengungkapkan bahwa operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur dalam Tim SAR Gabungan. Selama berhari-hari, tim menyisir titik-titik koordinat potensial di sekitar lokasi kejadian awal.

“Tepat pada hari kelima operasi pencarian, Sabtu (25/4/2026), tim berhasil menemukan jasad korban. Kondisinya ditemukan sudah meninggal dunia pada pukul 08.05 WIB,” jelas Rizky dalam keterangannya kepada media.

Ditemukan 4 Nautical Mile dari Titik Awal

Penemuan jasad Agus berada cukup jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang. Petugas menemukan tubuh korban mengapung di koordinat yang berjarak sekitar 4 nautical mile dari tempat kejadian. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya arus laut yang menyeret korban selama beberapa hari terakhir.

Baca Juga  Israel Siaga Tempur: Menanti 'Lampu Hijau' Amerika untuk Melumpuhkan Infrastruktur Vital Iran

Segera setelah ditemukan, tim langsung melakukan proses evakuasi. Jasad korban dibawa menuju Puskesmas Binuangeun menggunakan ambulans desa untuk menjalani pemeriksaan medis awal sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menunggu dengan cemas.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya jasad korban, pihak Basarnas menyatakan bahwa operasi pencarian di perairan Pantai Bagedur resmi berakhir. Kepulangan Agus ke rumah duka disambut dengan isak tangis keluarga dan kerabat di Kecamatan Wanasalam.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan dan masyarakat pesisir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang sering terjadi secara tiba-tiba di perairan Banten selatan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul