Ikuti Kami
kabarmalam.com

Geliat Ekonomi Peternak: Ahmad Muzani Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo Menjelang Idul Adha

Husnul | kabarmalam.com
Sabtu, 25 Apr 2026 15:35 WIB
Geliat Ekonomi Peternak: Ahmad Muzani Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo Menjelang Idul Adha

Kabarmalam.com — Suasana hangat menyelimuti perbukitan Wonosobo saat sorak-sorai para peternak memecah udara dingin Jawa Tengah. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, secara resmi membuka gelaran bergengsi Kontes Sapi APPSI (Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia) yang memperebutkan Piala Ketua MPR RI pada Sabtu (25/4/2026). Perhelatan ini bukan sekadar ajang pamer ternak unggulan, melainkan simbol optimisme geliat ekonomi kerakyatan di sektor peternakan nasional.

Dalam orasinya yang menggugah, Muzani menekankan bahwa momentum menjelang Idul Adha adalah berkah tahunan yang paling dinanti. Ia mengistilahkan hari besar tersebut sebagai ‘jackpot’ atau hari lebaran sesungguhnya bagi para peternak sapi di seluruh tanah air. “Idul Adha itu adalah jackpot-nya para peternak sapi, lebarannya para peternak sapi,” ujar Muzani dengan penuh semangat di hadapan ratusan peserta yang antusias.

Baca Juga  Menanti Sinyal Teheran: Nasib Perundingan Damai AS-Iran di Pakistan Berada di Ujung Tanduk

Lebih dari Sekadar Kontes: Ruang Edukasi dan Kolaborasi

Bagi Muzani, kontes semacam ini adalah jembatan yang mempertemukan berbagai inovasi antarpeternak dari lintas daerah. Di arena inilah, teknik penggemukan mutakhir hingga strategi mitigasi penyakit ternak dibagikan secara terbuka melalui dialog antar-praktisi. Beliau meyakini bahwa peningkatan kapasitas peternak akan berkorelasi positif dengan penguatan ekonomi nasional secara menyeluruh.

“Ini adalah wadah untuk mempertemukan peternak yang satu dengan yang lain, saling bertukar informasi strategis mengenai cara meningkatkan bobot sapi secara efektif hingga bagaimana menangani kendala kesehatan ternak,” tambahnya. Ia menilai, ketika wajah para peternak mulai semringah karena pendapatan yang membaik, itu adalah indikator nyata bahwa ekonomi masyarakat sedang bergerak maju dengan daya beli yang kuat.

Baca Juga  Gak Bisa Dipalsu! Pratama Arhan Bakal Kantongi Ijazah 'Sakti' Berbasis Blockchain

Wonosobo dan Ambisi Swasembada Susu

Selain fokus pada sapi potong, Muzani juga melirik potensi geografis Wonosobo yang sejuk sebagai lokasi ideal bagi pengembangan sapi perah. Ia memaparkan fakta menarik terkait pemenuhan kebutuhan susu nasional yang saat ini baru mencapai kisaran 23 hingga 25 persen. Artinya, masih ada ruang pasar sebesar 75 persen yang menunggu untuk digarap oleh tangan-tangan kreatif lokal.

Potensi ini kian diperkuat dengan adanya program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Muzani menilai program tersebut menciptakan efek domino yang luar biasa bagi permintaan produk pangan, mulai dari sayur-mayur hingga produk susu hewani. “Program ini bukan hanya soal gizi anak bangsa, tapi juga soal kepastian pasar bagi hasil bumi petani dan peternak kita,” jelasnya.

Baca Juga  Gugur Saat Jaga Mudik, Brigadir Fajar Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Kapolri

Transaksi Fair dan Dukungan Pemerintah

Uniknya, ajang ini juga berfungsi sebagai pasar terbuka yang transparan. Sapi-sapi raksasa yang dipamerkan bisa langsung ditawar oleh para pembeli potensial secara terbuka dan adil. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Gubernur Jawa Tengah, Muhammad Lutfi, serta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menambah bobot legitimasi acara yang menyedot perhatian warga ini.

Sebagai bentuk apresiasi nyata, Kementerian Pertanian turut memberikan stimulus berupa hadiah lima ekor sapi dengan bobot fantastis, yakni lebih dari satu ton, bagi para jawara kontes. Langkah ini diharapkan mampu memacu semangat kompetisi sehat di kalangan peternak. Menutup sambutannya, Muzani berharap tradisi kontes ternak ini terus bergulir di berbagai daerah demi mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia yang lebih tangguh dan mandiri.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul