Sungai Ciapus dan Cibinong Meluap, Puluhan Rumah di Ciomas Bogor Terendam Banjir Hingga 1 Meter
Senin, 20 Apr 2026 00:34 WIB
Kabarmalam.com — Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Bogor kembali memicu bencana hidrometeorologi. Kali ini, puluhan rumah di kawasan Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, terendam banjir setelah dua aliran sungai utama meluap secara bersamaan pada Minggu (19/4/2026).
Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIB. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa luapan air terjadi akibat pertemuan arus antara Kali Ciapus dan Kali Cibinong yang tak lagi mampu menampung debit air, hingga akhirnya melimpah ke pemukiman warga.
Dampak Banjir di Desa Laladon
Berdasarkan laporan kaji cepat di lapangan, banjir dengan ketinggian mencapai satu meter sempat merendam setidaknya 30 unit rumah warga. Tercatat ada sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) atau 120 jiwa yang terdampak langsung oleh peristiwa banjir di Bogor tersebut.
Tak hanya merendam hunian warga, luapan air juga menyasar sejumlah fasilitas umum yang vital. Masjid Jami Assalam dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat tidak luput dari rendaman air keruh. Kondisi mencekam ini sempat melumpuhkan aktivitas warga selama beberapa jam sebelum air akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda surut.
Penanganan dan Situasi Terkini
Setelah sempat bertahan selama kurang lebih tiga jam, debit air dilaporkan mulai berangsur turun. Petugas gabungan dari BPBD bersama masyarakat setempat langsung bergerak cepat melakukan aksi gotong royong untuk membersihkan material lumpur pekat yang masuk ke dalam bangunan.
“Kondisi saat ini banjir sudah surut. Material sisa banjir sedang dibersihkan, namun diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait agar kejadian serupa dapat diantisipasi di masa mendatang,” ungkap Adam Hamdani dalam keterangannya kepada tim Kabarmalam.
Dampak di Desa Sukamakmur
Selain di Laladon, bencana alam ini juga melanda Desa Sukamakmur yang masih berada di Kecamatan Ciomas. Luapan anak Kali Ciapus menyebabkan dua unit rumah warga yang dihuni oleh 9 jiwa terendam air dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.
Tim reaksi cepat di lapangan telah melakukan upaya penyedotan sisa air dan membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang diprediksi masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.