Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Berdarah di Curug: Gara-gara Ponsel, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tiri dalam Pengaruh Narkoba

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 19 Apr 2026 15:04 WIB
Tragedi Berdarah di Curug: Gara-gara Ponsel, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tiri dalam Pengaruh Narkoba

Kabarmalam.com — Sebuah insiden memilukan mengguncang ketenangan warga di Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Seorang pemuda berinisial NS (25) gelap mata hingga tega merampas nyawa ibu tirinya sendiri, W (45), hanya karena persoalan sepele terkait peminjaman ponsel. Belakangan terungkap bahwa aksi brutal tersebut dilakukan pelaku di bawah pengaruh zat terlarang.

Penyalahgunaan Narkoba di Balik Aksi Keji

Pihak kepolisian bergerak cepat mengungkap tabir di balik kasus pembunuhan sadis ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, tersangka NS terbukti sedang mengonsumsi obat-obatan terlarang saat melancarkan aksinya yang merenggut nyawa korban.

“Dari hasil penyelidikan kami, tersangka dinyatakan positif mengandung zat metamfetamin, amfetamin, dan benzodiazepam,” tegas Kasat Reskrim Polres Metro Tangsel, AKP Wira Graha, dalam keterangannya pada Minggu (19/4/2026).

Baca Juga  Libur Jumat Agung, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Hingga 30 Ribu Pengunjung

Kronologi dan Motif: Dari Gitar hingga Dendam Lama

Tragedi ini bermula pada Jumat (18/4) di kediaman mereka. Berdasarkan keterangan polisi, pemicu utamanya tergolong sangat remeh. Pelaku saat itu berniat meminjam ponsel milik korban dengan alasan ingin mencari kunci gitar. Namun, korban menolak memberikan ponsel tersebut dan sempat memarahi pelaku.

Penolakan itu rupanya menjadi pemantik ledakan emosi NS. Polisi menyebut adanya akumulasi kekesalan dan dendam pribadi yang sudah dipendam pelaku sejak lama terhadap ibu tirinya tersebut. Dalam kondisi emosi yang tak terkendali, NS menyerang korban menggunakan senjata tajam dan benda tumpul.

“Korban ditemukan dengan luka serius di bagian kepala akibat kekerasan benda tumpul yang menyebabkan pendarahan hebat. Barang bukti yang digunakan adalah palu dan pisau,” jelas AKP Wira lebih lanjut mengenai detail kejadian kriminal tersebut.

Baca Juga  Amuk Massa di Rokan Hilir: Polisi Jamin Proses Hukum Bandar Narkoba Usai Aksi Protes di Panipahan

Penangkapan Kilat oleh Tim Gabungan

Setelah menerima laporan melalui call center 110, Satreskrim Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Curug segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sana, petugas menemukan jenazah W dalam kondisi berlumuran darah sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Tangerang.

Pengejaran terhadap pelaku pun dilakukan secara intensif. Berkat kesigapan petugas, pelarian NS berakhir dalam waktu kurang dari 24 jam. Ia diringkus di kawasan Periuk, Kota Tangerang, pada Sabtu (18/4) pagi sekitar pukul 05.00 WIB tanpa perlawanan berarti.

Kini, NS harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat atas perbuatannya. Kasus ini menjadi pengingat kelam akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat memicu perilaku agresif hingga menghilangkan nyawa orang terdekat.

Baca Juga  Seruan Keadilan dari Balik Jeruji: Ammar Zoni Ketuk Hati Presiden Prabowo demi Hak Rehabilitasi
Tentang Penulis
Husnul
Husnul