Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi 28 Desa Lewat Program Mandiri Sahabat Desa 2026
Selasa, 16 Jun 2026 16:04 WIB
Kabarmalam.com — Menjelang perhelatan akbar Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, Bank Mandiri kembali menunjukkan taringnya bukan hanya sebagai lembaga finansial, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Melalui inisiatif bertajuk Mandiri Sahabat Desa, bank berlogo pita emas ini merayakan hari jadinya yang ke-28 dengan menyentuh langsung kehidupan warga di 28 desa yang tersebar di sepanjang lintasan lari legendaris tersebut.
Program ini merupakan manifestasi dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dirancang untuk menciptakan dampak domino yang positif. Dengan mengusung tema ‘Melangkah Bersama, Membangun Jogja’, Bank Mandiri ingin memastikan bahwa geliat ekonomi dari ajang sport tourism internasional ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Transformasi Infrastruktur dan Konektivitas Desa
Fokus utama dari Mandiri Sahabat Desa kali ini menyasar pada penguatan fondasi desa. Bank Mandiri melakukan perbaikan akses jalan di 28 desa guna memperlancar mobilitas warga dan aktivitas ekonomi kerakyatan. Tidak hanya itu, pembangunan 28 batas administratif desa juga dilakukan untuk mempertegas identitas wilayah sekaligus memudahkan wisatawan dalam mengenali kawasan Yogyakarta yang kaya akan budaya.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, mengungkapkan bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemajuan masyarakat. “Mandiri Sahabat Desa adalah bukti nyata komitmen kami untuk menghadirkan akselerasi pembangunan yang inklusif. Kami ingin kehadiran MJM 2026 memberikan warisan sosial yang nyata bagi warga,” ujar Adhika dalam keterangan resminya.
Pemberdayaan UMKM dan Aksi Kepedulian Sosial
Selain perbaikan fisik, Bank Mandiri juga menyasar sektor ekonomi mikro dengan menggelar UMKM Festival. Sebanyak 60 pelaku UMKM di sekitar kawasan Candi Prambanan dilibatkan untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas serta edukasi mengenai transaksi digital. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal di mata pelari nasional maupun mancanegara.
Sentuhan kemanusiaan pun tidak luput dari perhatian. Sebagai bentuk rasa syukur atas usia ke-28, Bank Mandiri menyalurkan 2.800 paket sembako kepada kelompok masyarakat pra-sejahtera di desa-desa tersebut. Langkah ini menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong yang menjadi napas utama dalam setiap pergerakan perusahaan.
Menjaga Kelestarian Lingkungan di Jalur Maraton
Menyadari pentingnya aspek keberlanjutan, program ini juga mencakup Aksi Bersih Desa. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan desa. Dengan ekosistem yang bersih, citra Yogyakarta sebagai destinasi wisata unggulan akan semakin kokoh, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para peserta Mandiri Jogja Marathon yang akan berlaga pada 21 Juni 2026 mendatang.
Melalui perpaduan antara kompetisi olahraga, pemberdayaan ekonomi, dan aksi sosial, Bank Mandiri optimis dapat terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Inisiatif ini membuktikan bahwa sebuah ajang maraton bisa menjadi lebih dari sekadar perlombaan lari, melainkan sebuah perjalanan untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera.