Djamari Chaniago: Anugerah Komjak Pacu Budaya Kompetisi Positif di Tubuh Kejaksaan
Selasa, 26 Mei 2026 00:05 WIB
Kabarmalam.com — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap perhelatan Anugerah Komisi Kejaksaan (Komjak). Dalam pandangannya, ajang penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah instrumen penting untuk memicu persaingan sehat demi kemajuan korps Adhyaksa.
Berbicara di atas podium Balai Diklat Kejagung, Ragunan, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5/2026), Djamari menekankan bahwa sebuah institusi besar hanya bisa berkembang jika di dalamnya terdapat semangat untuk saling melampaui dalam hal prestasi. Menurutnya, tanpa adanya kompetisi, stagnasi akan menjadi ancaman nyata bagi institusi kejaksaan.
Kompetisi Sebagai Motor Penggerak Kemajuan
“Acara ini mampu menciptakan atmosfer persaingan yang sehat di antara kita semua. Saya sangat meyakini bahwa tidak akan ada kemajuan signifikan yang bisa kita raih jika tidak ada semangat persaingan di dalamnya,” ujar Djamari dengan nada optimis. Ia melihat bahwa dorongan untuk menjadi yang terbaik merupakan modal utama dalam melakukan transformasi birokrasi.
Lebih lanjut, Djamari mengingatkan para penerima penghargaan agar tidak terjebak dalam euforia sesaat. Baginya, sebuah piagam penghargaan yang dibawa pulang bukan hanya untuk dipajang atau ditunjukkan kepada keluarga sebagai simbol kebanggaan pribadi, melainkan sebuah simbol beban tanggung jawab yang baru.
Lebih dari Sekadar Piagam dan Seremoni
Djamari menggarisbawahi bahwa setiap penghargaan menuntut konsistensi dalam menjaga nama baik diri sendiri maupun instansi. Ia berharap budaya kompetisi ini meresap hingga ke seluruh lapisan, karena tantangan di tingkat negara sekalipun selalu melibatkan persaingan global yang ketat.
“Bagi yang mendapatkan penghargaan malam ini, pesan saya satu: jangan pernah berpuas diri. Ada tanggung jawab besar untuk terus menjaga reputasi pribadi dan lembaga dalam penegakan hukum yang berintegritas,” tegasnya.
Sinyal Positif untuk Jenjang Karier
Bagi mereka yang belum berhasil meraih penghargaan, Menko Polkam berpesan agar tidak berkecil hati. Justru, hal ini harus dijadikan pemacu untuk bekerja lebih keras lagi di masa mendatang. Ia juga memberikan bocoran bahwa kinerja jaksa yang terpantau melalui ajang ini tidak akan luput dari perhatian pimpinan tertinggi.
Djamari meyakini bahwa Jaksa Agung akan menjadikan hasil Anugerah Komjak ini sebagai salah satu indikator penting dalam penilaian prestasi kerja. “Saya yakin Bapak Jaksa Agung memperhatikan siapa yang terbaik. Ini tentu menjadi salah satu pertimbangan strategis dalam melihat siapa yang patut dipromosikan dan diberikan perhatian lebih,” pungkasnya.
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan Komisi Kejaksaan terus konsisten melakukan pengawasan dan pemberian apresiasi agar kualitas pelayanan publik dan keadilan di Indonesia semakin meningkat.