Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kapolda Riau Puji Keberanian Ibu-ibu Panipahan: Momentum Bersatu Lawan Narkoba di Akar Rumput

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 16 Apr 2026 17:35 WIB
Kapolda Riau Puji Keberanian Ibu-ibu Panipahan: Momentum Bersatu Lawan Narkoba di Akar Rumput

Kabarmalam.com — Langkah berani sekelompok ibu-ibu di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, yang menyuarakan keresahan mereka terhadap peredaran narkoba, mendapat respons positif dari pucuk pimpinan kepolisian di Bumi Lancang Kuning. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam atas aksi tersebut, yang ia nilai sebagai bentuk kepedulian nyata masyarakat dalam menjaga lingkungan dari pengaruh zat terlarang.

Refleksi Sosial dan Peringatan bagi Aparat

Dalam keterangannya di Mapolda Riau, Irjen Herry menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh para ibu di Panipahan adalah sebuah potret sosial yang sangat jujur. Baginya, fenomena ini merupakan cerminan dari kondisi masyarakat yang terdampak langsung oleh peredaran narkoba, namun selama ini merasa kurang mendapatkan perhatian yang memadai dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga  Gandeng Selebriti, Polda Riau Gencarkan Program 'Kampung Bersinar' di Wilayah Pesisir Rokan Hilir

“Secara jujur, saya ingin berterima kasih kepada ibu-ibu di Panipahan yang menyampaikan aspirasinya Jumat lalu. Apa yang mereka lakukan adalah pengingat bagi kami semua. Saya akan memberikan apresiasi khusus atas keberanian mereka menyuarakan hati nurani keluarga yang terdampak,” ujar Irjen Herry dengan nada apresiatif, Kamis (16/4/2026).

Mengakui Kurangnya Kehadiran Negara

Jenderal bintang dua ini tidak menampik adanya kekosongan atau minimnya kehadiran negara di wilayah pesisir tersebut. Protes yang muncul dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pelayanan polisi dan perhatian pemerintah daerah perlu ditingkatkan kembali hingga ke wilayah pelosok agar masyarakat merasa terlindungi.

“Ini adalah evaluasi serius bagi internal kami. Ternyata di sana masih kurang sentuhan dari kepolisian dan juga pemerintah. Insiden di Panipahan adalah wake up call atau lonceng peringatan agar kita tidak lagi berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya. Ia berkomitmen menjadikan peristiwa ini sebagai titik temu atau melting pot untuk memperkuat sinergi lintas sektoral.

Baca Juga  Akhir Pelarian Begal Sadis yang Incar Petugas Damkar di Gambir, 5 Pelaku Diringkus di Apartemen

Mematahkan Mitos Kekuatan di Kalangan Nelayan

Selain menyoroti masalah pengawasan, Kapolda juga memberikan edukasi mengenai pola pikir salah kaprah yang berkembang di masyarakat pesisir, khususnya para nelayan. Ada anggapan keliru yang beredar bahwa mengonsumsi narkotika dapat memberikan stamina tambahan atau kekuatan fisik saat melaut dalam waktu lama.

Irjen Herry menegaskan bahwa gagasan tersebut hanyalah ilusi yang sengaja diciptakan untuk menjerat masyarakat dalam lingkaran setan. “Bayangkan, nelayan yang sudah susah payah melaut berhari-hari, saat pulang dan mendapatkan uang, justru uangnya dihabiskan untuk narkoba dan hiburan malam dengan alasan agar kuat. Itu tidak ada! Itu hanyalah ilusi yang menghancurkan ekonomi keluarga dan masa depan anak-anak mereka,” tegasnya.

Baca Juga  Skandal Panas di Cirebon: Istri Kades Diduga Main Mata dengan Oknum Legislator, Kasus Bergulir ke Ranah Hukum

Langkah Menuju Pemberantasan yang Bermartabat

Menutup pernyataannya, Irjen Herry Heryawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan masalah penyalahgunaan narkoba sebagai musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif. Ia berharap kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan tokoh masyarakat dapat terus ditingkatkan melalui program-program nyata seperti Kampung Tangguh.

“Mari kita jadikan titik ini sebagai awal pemberantasan narkoba yang lebih bermartabat, efektif, dan benar-benar menyentuh akar rumput. Kita harus bersatu untuk melindungi generasi mendatang,” pungkasnya dengan semangat melindungi tuah dan menjaga marwah Riau.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul