Aksi Koboi Maling Motor di RSIA Duren Sawit: Todongkan Senjata Api ke Sekuriti Sebelum Kabur
Selasa, 14 Apr 2026 16:35 WIB
Kabarmalam.com — Suasana tenang di area parkir Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mendadak berubah mencekam. Sebuah aksi pencurian motor nekat terjadi di tengah hari bolong, di mana pelaku tak segan-segan menodongkan senjata api ke arah petugas keamanan yang mencoba menghalangi langkah mereka.
Peristiwa yang terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) ini terjadi pada Minggu (12/4) sekitar pukul 13.27 WIB. Dalam rekaman yang kini viral di media sosial tersebut, terlihat dua orang pria berboncengan sepeda motor memasuki area rumah sakit dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Tanpa butuh waktu lama, salah satu pelaku langsung mengincar sepeda motor matik milik salah satu pasien yang tengah terparkir.
Detik-Detik Penodongan yang Menegangkan
Aksi kriminalitas ini sebenarnya sempat terendus oleh Syaipul (38), seorang petugas keamanan yang sedang bertugas di lokasi. Syaipul menaruh curiga saat melihat cara kedua pelaku mengambil motor tersebut. Namun, keberaniannya harus beradu dengan ancaman nyawa ketika ia mencoba mendekat untuk melakukan pemeriksaan.
“Awalnya saya merasa ada yang tidak beres saat proses pengambilan motor itu. Begitu saya dekati untuk memastikan, pelaku secara mengejutkan langsung mengeluarkan benda yang diduga kuat adalah pistol dan menodongkannya tepat ke arah saya,” ungkap Syaipul saat menceritakan kembali momen mencekam tersebut.
Karena merasa terancam dan berada di bawah todongan senjata, Syaipul tidak memiliki banyak pilihan selain membiarkan para pelaku meloloskan diri demi keselamatan nyawanya. Kedua bandit tersebut pun langsung tancap gas meninggalkan area RSIA Duren Sawit dengan membawa motor hasil curian.
Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Pihak kepolisian kini tengah memberikan perhatian serius terhadap kasus curanmor bersenjata ini. Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, menegaskan bahwa jajarannya sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi serta melacak keberadaan para pelaku.
“Untuk kasus ini, kami masih melakukan penyelidikan secara maksimal. Tim penyidik sedang mengumpulkan berbagai bukti dan mendalami keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian,” tegas Kompol Sutikno pada Selasa (14/4).
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pengelola fasilitas umum di wilayah Jakarta Timur untuk memperketat sistem keamanan. Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menekan angka kriminalitas jalanan.