Drama Pemadaman Listrik Jakarta: Detik-detik Evakuasi 10 Penumpang Terjebak di Lift MRT Lebak Bulus
Kamis, 09 Apr 2026 21:09 WIB
Kabarmalam.com — Kepanikan sempat melanda sejumlah pengguna transportasi publik di Ibu Kota menyusul insiden pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak pada Kamis (9/4/2026) sore. Dampak paling serius terasa di Stasiun MRT Lebak Bulus, di mana sepuluh orang dilaporkan terjebak di dalam lift akibat terputusnya aliran daya secara tiba-tiba.
Kronologi Evakuasi yang Menegangkan
Insiden bermula sekitar pukul 17.57 WIB ketika pasokan listrik di beberapa wilayah Jakarta mengalami gangguan. Salah seorang saksi mata di lokasi, Ijoel, menceritakan bagaimana suasana berubah menjadi tegang saat lift sisi downtrack berhenti berfungsi secara mendadak. Mengetahui ada penumpang yang terperangkap, warga segera melapor ke pihak berwenang untuk meminta pertolongan.
Laporan resmi diterima oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan pada pukul 18.16 WIB. Tak lama berselang, satu tim rescue dari Sudin Gulkarmat Jaksel bersama Satgas Pejaten Timur dikerahkan ke lokasi dengan peralatan lengkap untuk melakukan evakuasi darurat.
Kasudin Gulkarmat Jaksel, Asril Rizal, menjelaskan bahwa sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, pihak keamanan stasiun sebenarnya telah berupaya memberikan pertolongan pertama. Namun, kondisi listrik yang padam total menyulitkan prosedur manual yang biasa dilakukan oleh petugas internal stasiun.
Pintu Lift Terpaksa Dibuka Secara Paksa
Setelah berkoordinasi dengan Station Manager dan tim teknis RBM, petugas pemadam kebakaran akhirnya mengambil langkah tegas demi keselamatan para penumpang yang sudah mulai merasa sesak. Pintu lift terpaksa dibuka dengan cara paksa untuk mengeluarkan mereka yang terjebak di dalam ruang sempit tersebut.
“Setelah mendapatkan persetujuan dari pihak stasiun, tim damkar membuka paksa pintu lift. Alhamdulillah, sekitar pukul 18.40 WIB, sepuluh orang penumpang berhasil diselamatkan tanpa ada satu pun korban yang terluka,” ungkap Asril dalam keterangannya.
Gangguan Operasional MRT Jakarta Secara Luas
Tidak hanya di Lebak Bulus, gangguan suplai listrik ini ternyata berdampak luas pada seluruh jaringan transportasi bawah tanah dan layang milik MRT Jakarta. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, mengonfirmasi bahwa beberapa fasilitas publik di stasiun sempat mengalami mati total atau blackout.
- Penerangan utama di area stasiun sempat padam.
- Fasilitas elevator dan eskalator tidak dapat dioperasikan sementara.
- Seluruh stasiun layang (elevated) terdampak gangguan pasokan daya yang mengakibatkan operasional sempat terkendala.
Meskipun demikian, Rendy memastikan bahwa situasi kini berangsur normal kembali setelah dilakukan penanganan teknis pada fasilitas-fasilitas utama stasiun.
Penjelasan Pihak PLN Terkait Pemadaman
Di sisi lain, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) tengah bekerja ekstra keras untuk memulihkan aliran listrik. Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, mengungkapkan bahwa sumber masalah berasal dari gangguan di beberapa Gardu Induk (GI) yang memasok listrik ke wilayah Jakarta.
“Saat ini tim di lapangan sedang melakukan penormalan secara bertahap. Hingga laporan terakhir, proses pemulihan sudah mencapai 50 persen. Area Angke dan sekitarnya masih menjadi fokus penanganan utama karena masih terdampak padam,” jelas Haris.
Bagi masyarakat yang masih mengalami keluhan terkait layanan kelistrikan, PLN mengimbau untuk memanfaatkan layanan pengaduan melalui call center 123 atau aplikasi PLN Mobile. Sementara itu, operasional layanan MRT Jakarta kini dilaporkan telah kembali stabil seiring dengan kembalinya pasokan daya ke infrastruktur transportasi modern tersebut.