Ikuti Kami
kabarmalam.com

Atasi Backlog Hunian, Pramono Anung Pastikan 11 Rusun Baru Jakarta Dibiayai Penuh APBD

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 29 Jun 2026 18:35 WIB
Atasi Backlog Hunian, Pramono Anung Pastikan 11 Rusun Baru Jakarta Dibiayai Penuh APBD

Kabarmalam.com — Komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan hunian yang layak bagi warganya kembali ditegaskan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kepastian bahwa proyek pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru di Jakarta akan sepenuhnya ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan proyek tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pihak eksternal.

Dalam keterangannya di kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat, Pramono mengungkapkan bahwa proses pengerjaan tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap. Sebagai langkah pembuka, dua unit rusun akan segera memasuki tahap konstruksi dalam waktu dekat.

Menjawab Tingginya Urgensi Hunian Vertikal

“Sebanyak 11 rusun tersebut anggarannya bersumber dari APBD. Kami akan segera memulai pengerjaan dua rusun di tahap awal,” ujar Pramono. Beliau menekankan bahwa penambahan rumah susun ini merupakan respons langsung terhadap masih tingginya kebutuhan masyarakat Jakarta akan tempat tinggal yang terjangkau di tengah keterbatasan lahan kota.

Baca Juga  Wajah Baru Ibu Kota: CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Jadi Magnet Landmark Baru Jakarta

Selain mengoptimalkan dana daerah, Pramono juga menjelaskan bahwa Pemprov DKI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tetap dijalankan untuk mengembangkan proyek hunian di lokasi-lokasi strategis lainnya di luar skema 11 rusun tersebut.

Sinergi Pusat dan Daerah dalam Program 3 Juta Rumah

Pembangunan ini juga diproyeksikan menjadi bagian dari portofolio bersama antara pusat dan daerah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, menyatakan harapan besar agar usulan ini mendapatkan dukungan penuh dari kementerian terkait.

Adapun sebaran pembangunan hunian layak ini mencakup berbagai wilayah strategis di Jakarta, antara lain:

  • Jakarta Utara: Muara Angke (Penjaringan), Marunda Cluster A, B, dan C (Cilincing), Rorotan IX, Tongkol Tahap III (Pademangan), serta Semper Cakung Drain.
  • Jakarta Timur: Komarudin (Cakung) dan Cakung KM 2.
  • Jakarta Barat: Bojong Indah (Cengkareng) dan Daan Mogot KM 18.
Baca Juga  Aksi Heroik di Perairan Meranti: Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Sasaran Penghuni yang Lebih Inklusif

Satu hal yang menarik dari proyek ini adalah inklusivitas sasaran penghuninya. Berdasarkan regulasi yang tertuang dalam Pergub Nomor 111 Tahun 2024, unit-unit rusunawa ini nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi warga dalam kategori masyarakat terprogram saja.

“Sasaran penghunian rusunawa mencakup masyarakat terprogram dan masyarakat umum,” jelas Kelik. Dengan kebijakan ini, diharapkan lebih banyak lapisan warga Jakarta yang dapat merasakan manfaat dari fasilitas pembangunan Jakarta yang lebih merata dan tepat sasaran.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul