Ikuti Kami
kabarmalam.com

Misi Hijau di London: Eddy Soeparno Gandeng Bloomberg NEF Perkuat Investasi EBT Indonesia

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 28 Jun 2026 20:03 WIB
Misi Hijau di London: Eddy Soeparno Gandeng Bloomberg NEF Perkuat Investasi EBT Indonesia

Kabarmalam.com — Di tengah sorotan dunia pada ajang London Climate Action Week, Indonesia kembali mempertegas posisinya dalam peta energi global. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengambil langkah strategis dengan menggandeng Bloomberg New Energy Finance (NEF) untuk menyuarakan potensi besar Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dimiliki tanah air.

Langkah diplomasi energi ini dilakukan Eddy sebelum menutup rangkaian kegiatannya di Inggris. Tidak sendirian, ia didampingi oleh dua sosok penting dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, yakni Wakil Ketua Umum Aryo Djojohadikusumo dan Bobby Gafur Umar. Mereka disambut langsung oleh CEO Bloomberg NEF, Albert Cheung, beserta jajaran manajemen senior di kantor pusat mereka di London.

Baca Juga  Sejarah Baru! Jemaah Haji Reguler Indonesia Kini Huni Hotel Bintang 5 di Madinah Era Prabowo

Menjajakan Visi Asta Cita ke Panggung Dunia

Dalam pertemuan hangat tersebut, Eddy memaparkan peta jalan transisi energi Indonesia yang kini menjadi prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia menekankan bahwa komitmen Indonesia bukan sekadar janji di atas kertas, melainkan langkah nyata yang tertuang dalam visi Asta Cita.

“Saya menjabarkan secara terperinci komitmen Presiden Prabowo dalam Asta Cita, serta bagaimana implementasinya telah berjalan secara konsisten sejak awal tahun 2024 hingga saat ini,” ujar Eddy dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026). Fokus utamanya adalah memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus aktif dalam aksi mitigasi perubahan iklim global.

Mendorong Narasi Positif di Level Internasional

Eddy menyadari bahwa untuk menarik minat investor, Indonesia membutuhkan gaung yang lebih luas di pasar internasional. Oleh karena itu, ia secara khusus mengajak Bloomberg NEF—sebagai lembaga riset energi paling berpengaruh di dunia—untuk membantu mempublikasikan progres positif yang telah dicapai Indonesia.

Baca Juga  Menelusuri Jejak Rasa Teh Sejati: Rahasia Ketelitian dan Konsistensi Sosro dari Pucuk hingga Botol

Harapannya, Bloomberg NEF dapat menjadi jembatan informasi yang akurat mengenai upaya Indonesia mencapai target Net Zero Emission sebelum tahun 2060. Apalagi, Bloomberg dikenal sering menghimpun para pelaku usaha melalui forum-forum eksklusif yang menjadi rujukan para pemilik modal global.

“Bloomberg tidak hanya memahami kebijakan kita, tetapi mereka juga memiliki perangkat untuk menjelaskan urgensi sektor energi dan mineral kritis kita ke komunitas internasional. Terutama mineral yang sangat dibutuhkan untuk teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan (AI) dan energi bersih,” tambah Doktor Ilmu Politik dari Universitas Indonesia tersebut.

Optimisme Investasi Masa Depan

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk membangun jalur komunikasi yang lebih aktif. Eddy bersama Kadin dan Bloomberg NEF berkomitmen untuk memastikan setiap potensi Indonesia, mulai dari perdagangan karbon hingga mineral kritis, tersampaikan dengan analisis data yang tajam kepada para pelaku usaha internasional.

Baca Juga  Penyesuaian Harga BBM: Eddy Soeparno Tekankan Pentingnya Subsidi Tepat Sasaran demi Rakyat Kecil

“Saya merasa sangat optimis. Dengan dukungan dari lembaga kredibel seperti Bloomberg NEF, peluang investasi di sektor EBT dan teknologi tinggi Indonesia akan terkomunikasikan dengan jauh lebih luas, akurat, dan transparan,” pungkas Eddy menutup pembicaraan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul