Ikuti Kami
kabarmalam.com

Nasib Tragis Pegawai MBG di Bogor: Tewas Dibacok Usai Klakson Kerumunan Tawuran

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 15 Jun 2026 13:33 WIB
Nasib Tragis Pegawai MBG di Bogor: Tewas Dibacok Usai Klakson Kerumunan Tawuran

Kabarmalam.com — Sebuah tragedi memilukan kembali mencoreng wajah Kota Bogor. MHF (21), seorang pemuda yang sehari-harinya bekerja di dapur MBG Cikarang, harus meregang nyawa dengan cara yang sangat mengenaskan. Ia menjadi korban keganasan kelompok pemuda yang terlibat tawuran di Bogor, tepatnya di kawasan Tanahsareal.

Peristiwa berdarah ini bermula saat MHF sedang dalam perjalanan pulang menuju kediaman keluarganya di Kebon Pedes bersama sang adik. Menggunakan sepeda motor, keduanya tidak menyangka bahwa perjalanan rutin tersebut akan berujung maut. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan kerumunan massa yang tengah bertikai.

Klakson yang Berujung Petaka

Kanit Reskrim Polsek Tanahsareal, Iptu Roy Siagian, mengungkapkan kronologi di balik aksi keji tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu hanya ingin melintas dan memberikan isyarat dengan membunyikan klakson agar kerumunan geng motor yang menutup jalan memberikan ruang.

Baca Juga  Tragedi Bidan RSUD Besuki: Jasad Ditemukan di Drainase, Suami Diduga Pelaku Menyerahkan Diri

“Dia ini kan kerja di MBG Cikarang, malam itu baru pulang dan lewat di lokasi kejadian. Dari keterangan keluarga, korban murni tidak terlibat tawuran dan tidak mengenal para pelaku. Sayangnya, saat dia lewat dan membunyikan klakson, para pelaku langsung menyerangnya secara membabi buta,” jelas Iptu Roy kepada tim redaksi.

Situasi saat itu memang sedang memanas akibat bentrokan tiga kelompok besar. Iptu Roy merinci bahwa tawuran tersebut melibatkan Geng Yasmin dan Geng Cimanggu yang bersekutu untuk menyerang Geng Kebon Pedes. Insiden yang memakan korban jiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, di mana suasana jalanan cenderung sepi namun mencekam.

Tiga Pelaku Diamankan, Satu Masih Buron

Pihak kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus pembacokan brutal ini. Hingga saat ini, aparat telah berhasil mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi penganiayaan tersebut. Namun, pencarian belum berakhir karena satu orang pelaku utama masih melarikan diri.

Baca Juga  Ketegangan Mereda, Iran Buka Selat Hormuz Selama 2 Minggu Usai Trump Tunda Serangan Militer

“Kami sudah mengidentifikasi empat pelaku yang ikut membacok korban. Tiga orang sudah kami amankan, termasuk yang diduga sebagai pelaku utama. Sementara itu, satu orang lagi telah kami tetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus kami buru,” tegas Roy.

Saat ini, kepolisian masih mendalami pemeriksaan terhadap para pelaku yang tertangkap sebelum melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka secara resmi. Tragedi ini menjadi pengingat kelam akan bahaya kriminalitas remaja yang masih marak terjadi di sudut-sudut kota, merenggut nyawa warga sipil yang tidak bersalah hanya karena masalah sepele.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul