Magnet BTN JAKIM 2026: Jakarta Kian Kokoh Sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia
Senin, 15 Jun 2026 10:33 WIB
Kabarmalam.com — Aspal Jakarta menjadi saksi bisu atas lonjakan antusiasme luar biasa dalam gelaran BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 yang berlangsung pada 13-14 Juni 2026. Perhelatan akbar ini tidak sekadar menjadi ajang lari tahunan, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa Jakarta kini telah bertransformasi menjadi magnet utama wisata olahraga di kancah internasional.
Sebanyak 45.500 pelari, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, memadati rute-rute ikonik ibu kota. Kemeriahan dimulai pada Sabtu (13/6) dengan 20.500 peserta yang berlaga di kategori 5K dan 10K di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Puncaknya terjadi pada Minggu (14/6), di mana 25.000 pelari menantang ketahanan fisik mereka dalam kategori half marathon dan full marathon.
Lonjakan Peserta dan Kepercayaan Internasional
Kesuksesan JAKIM 2026 mencatatkan rekor tersendiri dengan peningkatan jumlah peserta hingga 47% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 31.000 orang. Menariknya, daya tarik ajang ini meluas hingga ke mancanegara, terbukti dengan hadirnya 1.012 pelari internasional dari 55 negara yang turut berkompetisi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan rasa bangganya atas kelancaran acara ini. Menurutnya, keberhasilan JAKIM adalah bukti nyata bahwa masyarakat memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap kota ini. “Kehadiran para pelari dari berbagai belahan dunia menjadi testimoni bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event olahraga berskala global,” ujar Rano saat ditemui di kawasan Senayan.
Dampak Ekonomi yang Signifikan
Efek domino dari JAKIM 2026 terasa nyata di berbagai sektor. Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyoroti bagaimana ajang ini menjadi motor penggerak industri olahraga dan ekonomi kreatif. Dengan puluhan ribu peserta, perputaran uang yang dihasilkan memberikan napas baru bagi pertumbuhan ekonomi kota.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menambahkan bahwa dampak ekonomi tahun ini melesat hingga dua kali lipat dibanding edisi sebelumnya. Tingkat okupansi hotel di sepanjang koridor Sudirman, Thamrin, hingga Senayan dilaporkan penuh oleh para pelari dan ofisial. Sektor kuliner, transportasi, hingga UMKM di area sekitar lintasan turut memanen keuntungan dari kerumunan massa yang masif ini.
Rute Kelas Dunia dan Pengalaman Tak Terlupakan
JAKIM 2026 bukan sekadar lari jarak jauh; ini adalah pengalaman melintasi rute yang telah memenuhi standar Elite Road Race Label dari World Athletics. Fasilitas pendukung seperti water station, cooling zone, hingga live tracking dipersiapkan dengan matang untuk memastikan kenyamanan peserta. Stadion Utama GBK yang megah dipilih sebagai titik finis, memberikan atmosfer kemenangan yang emosional bagi para pelari.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang juga ikut terjun di kategori 10K, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung infrastruktur yang inklusif dan kompetitif. “Semakin banyak ajang internasional seperti ini digelar, semakin kuat pula posisi Jakarta sebagai kota global yang mampu bersaing dan menarik wisatawan dari seluruh penjuru dunia,” pungkasnya.
Dengan kesuksesan besar ini, marathon Jakarta diharapkan terus berkembang dan masuk ke dalam jajaran marathon elit dunia, bersaing dengan ajang bergengsi lainnya seperti Tokyo Marathon, demi mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.