Rayakan Hari Susu Sedunia, Frisian Flag Ajak Masyarakat Investasi Kesehatan Lewat Nutrisi Berkualitas
Senin, 01 Jun 2026 12:34 WIB
Kabarmalam.com — Menandai peringatan World Milk Day atau Hari Susu Sedunia serta Hari Susu Nusantara yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menggelar sebuah selebrasi inspiratif bertajuk ‘Kebaikan Susu untuk Temani Langkahmu, Kini dan Nanti’. Perhelatan yang berlokasi di Atrium Bintaro Xchange Mall (BXC) 2, Tangerang Selatan ini, bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah gerakan edukasi untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya pola makan bergizi seimbang.
Dalam suasana yang hangat dan penuh antusiasme, FFI menegaskan peran penting susu sebagai instrumen investasi kesehatan jangka panjang. Marketing Director FFI, Intan Ayu Kartika, mengungkapkan bahwa nutrisi makro dan mikro yang terkandung dalam susu—seperti protein, kalsium, serta deretan vitamin dan mineral—merupakan fondasi vital untuk perkembangan otak dan daya tahan tubuh di setiap fase kehidupan.
Lebih dari Satu Abad Menemani Keluarga Indonesia
Frisian Flag bukanlah nama baru di tanah air. Selama lebih dari 100 tahun, jenama ini telah berinovasi menghadirkan produk yang relevan bagi seluruh anggota keluarga. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat bersama lebih dari 30 ribu peternak sapi perah lokal yang setia memasok susu segar setiap harinya ke pusat produksi di Cikarang.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Frisian Flag senantiasa berkomitmen membantu pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat yang lebih aktif, baik untuk saat ini maupun di masa depan,” tutur Intan di sela-sela acara yang berlangsung pada Minggu (31/5/2026) tersebut.
Filosofi ‘From the Grass to the Glass’
Kualitas susu yang sampai ke meja makan konsumen sejatinya ditentukan sejak dari area peternakan. Hal ini ditegaskan oleh Guru Besar Bidang Ilmu dan Teknologi Susu IPB, Prof. Dr. Ir. Epi Taufik. Ia menjelaskan konsep ‘from the grass to the glass’, di mana kesehatan sapi, kualitas pakan, hingga sanitasi lingkungan menjadi penentu utama standar keamanan pangan.
Prof. Epi turut mengapresiasi langkah FFI yang menggandeng kalangan akademisi untuk membina peternak lokal. Menurutnya, simbiosis mutualisme ini sangat krusial agar peternak mendapatkan akses pasar yang pasti, sementara industri memperoleh bahan baku berkualitas premium yang aman dikonsumsi masyarakat.
Kisah Inspiratif dari Balik Kandang
Sisi naratif acara ini semakin kuat dengan hadirnya Rumini, seorang peternak perempuan yang membuktikan bahwa peran ibu dan peternak bisa berjalan beriringan. Rumini merupakan salah satu potret keberhasilan program Young Farmers Progressive Academy (YFPA) milik FFI. Berkat program ini, ia sempat mengenyam pengalaman belajar langsung di Belanda selama dua minggu untuk mendalami manajemen peternakan modern.
“Bagi kami, beternak bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk kontribusi nyata untuk menghadirkan nutrisi bagi keluarga Indonesia. Melalui edukasi dan pendampingan dari Frisian Flag, kami terus bergerak maju untuk menghasilkan kualitas susu nomor satu,” ujar Rumini dengan nada bangga.
Edukasi yang Dibalut Hiburan
Selain diskusi mendalam, rangkaian acara selama tiga hari tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas fisik untuk mendukung gaya hidup sehat. Mulai dari penampilan tari tradisional oleh anak-anak, dance performance para ibu, hingga aksi panggung dari penyanyi cilik Quinn Salman dan Mydoremi Musical Studio, semuanya sukses menyedot perhatian pengunjung Bintaro.
Bagi Anda yang melewatkan kemeriahan di Tangerang Selatan, jangan khawatir. Semangat ‘Kebaikan Susu untuk Temani Langkahmu’ ini akan berlanjut menyapa warga Surabaya di Tunjungan Plaza pada tanggal 19-21 Juni 2026 mendatang. Pastikan Anda menjadi bagian dari langkah menuju Indonesia yang lebih kuat dan berenergi.