Fenomena Whip Pink: Benarkah Gas Tawa yang Menjerat YouTuber Kondang Ini Mengancam Nyawa?
Sabtu, 30 Mei 2026 18:34 WIB
Kabarmalam.com — Jagat maya kembali diguncang kabar mengejutkan dari lini content creator papan atas tanah air. Nama besar seperti YouTuber berinisial AM dan RA mendadak jadi perbincangan hangat, namun bukan karena prestasi atau konten kreatifnya. Keduanya, beserta asisten pribadi RA yang berinisial CD, diduga terlibat dalam penggunaan gas nitrous oxide (N₂O) atau yang lebih populer dikenal dengan merek ‘Whip Pink’.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Zulkarnain Harahap, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa CD terkait transaksi pembelian gas tersebut. Berdasarkan pengakuan yang dihimpun, CD secara rutin memesan ‘Whip Pink’ dalam kurun waktu akhir 2025 hingga awal 2026. Ukuran tabung yang dipesan pun cukup masif, mulai dari 640 hingga 950 gram, yang disinyalir dikonsumsi bersama rekan-rekan dan pegawai di lingkaran internal mereka.
Sisi Lain Whip Pink: Antara Kreasi Kuliner dan Penyalahgunaan
Secara fungsional, Whip Pink sebenarnya adalah produk legal yang ditujukan untuk industri kuliner modern. Produk ini lazim digunakan oleh barista atau koki untuk membuat whipped cream yang lembut serta kreasi minuman berbasis busa. Gas nitrous oxide di dalamnya berfungsi sebagai pendorong (propellant) agar krim bisa mengembang sempurna dalam tabung dispenser.
Namun, tren yang berkembang di kalangan anak muda, terutama di kota-kota besar, justru mengarah pada sisi gelap zat ini. Dikenal dengan istilah ‘whippets’, gas tawa ini dihirup secara langsung untuk mendapatkan efek mabuk atau euforia singkat. Praktik penyalahgunaan ini biasanya dilakukan dengan memindahkan gas dari tabung ke balon, atau menggunakan alat pemecah khusus (cracker) untuk menghirup uapnya secara instan.
Risiko Kelumpuhan Hingga Kerusakan Syaraf
Kabar mengenai YouTuber AM yang sempat mengalami kelumpuhan temporer setelah menghirup zat ini menjadi peringatan keras bagi publik. Meski efek ‘high’ atau rasa melayang yang dihasilkan hanya bertahan selama hitungan menit, konsekuensi yang harus dibayar bisa bertahan seumur hidup. Mengutip data medis, gas nitrous oxide yang masuk ke paru-paru tanpa oksigen yang cukup dapat memicu luka dingin (cold burn) pada saluran napas hingga hipoksia otak.
Berikut adalah beberapa dampak jangka pendek yang sering dirasakan oleh pengguna:
- Sensasi melayang dan euforia berlebihan (biasanya muncul dalam 10 detik).
- Gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang menyebabkan jatuh atau pingsan.
- Kesemutan hebat pada anggota gerak.
- Penglihatan kabur dan detak jantung yang tidak teratur.
Jika digunakan dalam jangka panjang, penyalahgunaan zat ini akan menghancurkan cadangan vitamin B12 dalam tubuh secara drastis. Dampaknya? Kerusakan sistem saraf permanen, degenerasi sumsum tulang belakang, hingga gangguan mental serius seperti psikosis dan depresi berat.
Langkah Tegas Pihak Berwenang
Maraknya peredaran ‘gas tawa’ di kalangan generasi muda kini menjadi atensi serius bagi aparat penegak hukum dan BPOM. Meskipun alatnya adalah perkakas dapur yang umum ditemukan, penggunaannya untuk tujuan rekreasi tetap dianggap sebagai tindakan ilegal karena membahayakan keselamatan jiwa. Pihak kepolisian terus mendalami rantai distribusi penyalahgunaan zat ini agar tidak semakin meluas di masyarakat.
Publik diimbau untuk lebih bijak dan waspada terhadap tren-tren berbahaya yang kerap muncul di media sosial. Sensasi euforia beberapa menit tidak sebanding dengan risiko kehilangan fungsi tubuh secara permanen.