Ikuti Kami
kabarmalam.com

Solusi Perut Begah dan Sembelit Setelah Pesta Daging: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wahid | kabarmalam.com
Jumat, 29 Mei 2026 07:34 WIB
Solusi Perut Begah dan Sembelit Setelah Pesta Daging: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kabarmalam.com — Momen hari raya atau perayaan besar sering kali menjadi ajang pesta kuliner, terutama hidangan berbahan dasar daging kambing dan sapi. Namun, di balik kelezatan gulai, sate, dan rendang, ada masalah klasik yang sering mengintai: perut terasa penuh, kembung, hingga sulit buang air besar (BAB). Fenomena ini ternyata berkaitan erat dengan cara kerja sistem pencernaan manusia saat mengolah protein hewani.

Spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan gastroentologi dan hepatologi, dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH, mengungkapkan bahwa daging merupakan jenis makanan yang menuntut kerja ekstra dari organ tubuh kita. Berbeda dengan anggapan umum bahwa daging cepat diserap, penelitian medis justru menunjukkan hasil sebaliknya.

Baca Juga  Hobi Santap Seblak Berujung Operasi: Kisah Pilu Gadis Bekasi yang Mengidap Kista Ovarium

Mengapa Daging Memicu Begah dan Konstipasi?

Menurut penjelasan dr. Aru, proses pencernaan daging memakan waktu yang cukup signifikan. Jika karbohidrat bisa diproses lebih cepat, daging membutuhkan durasi hingga lima jam hanya untuk bisa terurai di dalam saluran cerna. Lambatnya proses ini menjadi pemicu utama munculnya rasa tidak nyaman di area perut.

“Daging membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Beberapa penelitian memperlihatkan butuh waktu sampai lima jam bagi daging untuk benar-benar diproses di sistem pencernaan,” jelas dr. Aru dalam sebuah kesempatan diskusi kesehatan.

Ketika seseorang mengonsumsi daging dalam porsi besar secara sekaligus, usus akan bekerja lebih berat. Akibatnya, timbul rasa begah dan kembung karena tumpukan makanan yang lambat bergerak. Kondisi ini jika dibiarkan akan berujung pada konstipasi atau sembelit, yang membuat momen setelah makan besar menjadi menyiksa.

Baca Juga  Stok Daging Kurban Melimpah? Ini 4 Rahasia Mengawetkan Daging Agar Tetap Segar Tanpa Harus Selalu Masuk Kulkas

Pentingnya Serat dan Porsi yang Terukur

Lantas, bagaimana cara menikmati hidangan daging tanpa harus tersiksa dengan perut begah? Kuncinya terletak pada keseimbangan nutrisi dan pengendalian diri. Dr. Aru menekankan bahwa konsumsi daging sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan atau over-consumption.

Selain menjaga porsi tetap wajar, kehadiran serat makanan adalah penyelamat utama. Sayuran dan buah-buahan berperan penting dalam membantu mendorong sisa-sisa protein di dalam usus agar lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh.

“Asupan serat yang cukup akan membantu proses pengolahan protein atau daging di usus menjadi lebih lancar. Dengan begitu, keluhan kembung dan begah bisa lebih cepat teratasi atau bahkan dicegah sejak awal,” tambahnya memberikan tips kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga  Jangan Dikupas! 5 Buah Ini Ternyata Menyimpan Nutrisi Paling Tinggi di Kulitnya

Dengan memadukan potongan daging bersama porsi sayuran yang seimbang serta menjaga hidrasi tubuh, Anda tetap bisa menikmati hidangan favorit tanpa perlu khawatir dengan masalah pencernaan yang mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hari.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid