Aksi Humanis di Ujung Kunjungan: Presiden Prabowo Ajak Foto Bareng Pengawal Prancis Sebelum Lepas Landas
Jumat, 29 Mei 2026 22:36 WIB
Kabarmalam.com — Langit Paris menjadi saksi bisu sebuah momen penuh kehangatan yang menutup rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto di Prancis. Bukan di balik meja perundingan yang kaku atau ruang rapat kenegaraan yang formal, melainkan di hamparan apron Bandara Orly yang luas, sebuah gestur sederhana namun sarat makna terekam sesaat sebelum sang Kepala Negara bertolak kembali ke Jakarta.
Pada Jumat (29/5/2026), di tengah kesibukan protokol keberangkatan, sosok Prabowo Subianto menunjukkan sisi humanisnya. Sebelum menaiki tangga pesawat, ia secara khusus menghampiri jajaran pengawal Prancis yang telah setia mendampingi dan menjaga kelancaran seluruh agendanya selama berada di Negeri Mode tersebut. Tanpa sekat, Prabowo mengajak mereka untuk berfoto bersama, sebuah permintaan yang disambut dengan senyum lebar dan rasa hormat yang mendalam dari para petugas keamanan setempat.
Penghargaan Atas Dedikasi dan Profesionalisme
Momen akrab tersebut bukan sekadar sesi foto biasa. Bagi Prabowo, hal ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi serta profesionalisme yang ditunjukkan oleh tim pengamanan Prancis selama kunjungan kenegaraan berlangsung. Turut hadir dalam suasana hangat itu, Menteri Urusan Frankofoni dan Kemitraan Internasional Prancis, Eléonore Caroit, yang mewakili pemerintah pusat untuk melepas kepulangan Presiden RI.
Selain berfoto, Prabowo juga menyempatkan diri menyampaikan ucapan terima kasih secara personal. Gestur ini seolah menegaskan bahwa hubungan baik antarnegara tidak hanya dibangun melalui kesepakatan politik di atas kertas, tetapi juga lewat ikatan persahabatan dan saling menghargai antarmanusia yang terlibat di dalamnya.
Rangkaian Agenda Padat di Paris
Kunjungan Prabowo ke Prancis kali ini memang tergolong padat dan krusial bagi penguatan hubungan bilateral kedua negara. Dimulai dengan upacara penyambutan militer yang megah di Les Invalides, hingga pertemuan empat mata dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée yang membahas berbagai kerja sama strategis.
Tak hanya urusan politik, Prabowo juga menyentuh aspek religi dan sosial dengan melaksanakan Salat Iduladha bersama diaspora Indonesia yang bermukim di Paris. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk tetap dekat dengan rakyatnya di mana pun berada. Seluruh rangkaian ini ditutup dengan jamuan santap malam kenegaraan di Salle des Fêtes yang berlangsung penuh keakraban.
Kembali ke Tanah Air dengan Semangat Baru
Setelah menuntaskan seluruh agenda diplomasinya, Presiden Prabowo meninggalkan Paris dengan membawa harapan besar bagi penguatan posisi Indonesia di kawasan Eropa. Dalam penerbangan menuju Jakarta, Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Langkah diplomasi aktif ini diharapkan mampu membuka keran kerja sama yang lebih luas, baik di bidang ekonomi, pertahanan, maupun pendidikan, demi kemajuan bangsa di masa depan.