Ikuti Kami
kabarmalam.com

Waspada Wabah Andes Hantavirus di MV Hondius, Total 13 Kasus Terkonfirmasi

Wahid | kabarmalam.com
Kamis, 28 Mei 2026 16:34 WIB
Waspada Wabah Andes Hantavirus di MV Hondius, Total 13 Kasus Terkonfirmasi

Kabarmalam.com — Gelombang kekhawatiran melanda industri pelayaran internasional setelah laporan terbaru mengonfirmasi lonjakan kasus Andes hantavirus di atas kapal pesiar MV Hondius. Hingga periode Mei 2026, tercatat sebanyak 13 orang telah dinyatakan positif terinfeksi virus yang dikenal cukup langka namun mematikan ini.

Kronologi Penambahan Kasus di Atas Kapal

Dalam kurun waktu lima hari terakhir, otoritas kesehatan mendeteksi dua kasus baru yang melibatkan penumpang dan kru kapal. Berdasarkan data yang dihimpun dari Center for Infectious Disease Research & Policy (CIDRAP) University of Minnesota, wabah ini mulai terdeteksi sejak rentang waktu April hingga Mei 2026. Situasi ini memaksa sejumlah negara untuk memperketat pengawasan terhadap mereka yang sempat berada di dalam kapal tersebut.

Baca Juga  Alarm Bahaya Hantavirus dari Kapal MV Hondius, WHO Rilis Panduan Gejala dan Masa Karantina Ketat

Hantavirus jenis Andes menjadi perhatian khusus para ilmuwan karena karakteristiknya yang unik. Berbeda dengan varian lainnya, hantavirus tipe Andes adalah satu-satunya yang diketahui memiliki kemampuan untuk menular antarmanusia dengan masa inkubasi mencapai 42 hari.

Respons WHO dan Isolasi Internasional

Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi ini secara intensif. Meski angka kasus bertambah, ia menyebut kondisi saat ini masih cenderung stabil terkendali.

“Kami menjalin komunikasi erat dengan pemerintah dari negara-negara terkait. Seluruh penumpang dan awak yang terdampak kini berada dalam pengawasan ketat serta menjalani prosedur karantina untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan medis yang tepat,” ujar Tedros melalui pernyataan resminya di platform X.

Baca Juga  BGN Ambil Tindakan Tegas, Ratusan SPPG Disuspensi Akibat Langgar Standar Sanitasi dan IPAL

Keseriusan wabah ini terlihat dari penyebaran lokasi penanganan pasien. Pada 25 Mei, Spanyol melaporkan salah satu warga negaranya yang merupakan penumpang MV Hondius kini diisolasi di sebuah rumah sakit di Madrid setelah hasil tes menunjukkan positif hantavirus. Hingga saat ini, belum ada laporan kasus yang ditemukan di luar lingkaran individu yang tidak memiliki kontak langsung dengan kapal pesiar tersebut.

Memahami Mekanisme Penularan: Bukan Seperti COVID-19

Meskipun mampu menular antarmanusia, Maria Van Kerkhove selaku Direktur Manajemen Epidemi dan Pandemi WHO, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Ia menjelaskan bahwa risiko penularan secara luas tetap rendah karena mekanisme perpindahan virus ini sangat berbeda dengan virus pernapasan seperti influenza atau COVID-19.

Baca Juga  Ancaman Mematikan di Samudra: WHO Ungkap Potensi Penularan Hantavirus Antarmanusia di Kapal Pesiar MV Hondius

“Kontak dekat yang kami maksud dalam kasus Andes hantavirus adalah interaksi fisik yang sangat intim. Ini mencakup berbagi kamar tidur atau kabin yang sama, serta pemberian perawatan medis tanpa alat pelindung diri yang memadai. Penularannya tidak terjadi secara airborne melalui udara dalam jarak sosial biasa,” jelas Van Kerkhove.

Langkah pencegahan melalui pengetatan protokol kesehatan di area pelabuhan dan kapal-kapal pesiar kini menjadi prioritas utama guna memutus rantai penyebaran. Pihak otoritas mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari keberadaan tikus yang sering kali menjadi inang utama penyebaran virus hantavirus secara umum.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid