Ikuti Kami
kabarmalam.com

Ancaman Mematikan di Samudra: WHO Ungkap Potensi Penularan Hantavirus Antarmanusia di Kapal Pesiar MV Hondius

Wahid | kabarmalam.com
Rabu, 06 Mei 2026 07:03 WIB
Ancaman Mematikan di Samudra: WHO Ungkap Potensi Penularan Hantavirus Antarmanusia di Kapal Pesiar MV Hondius

Kabarmalam.com — Gelombang kekhawatiran kini tengah menyelimuti dunia kesehatan internasional setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis temuan mengejutkan terkait insiden medis di atas kapal pesiar mewah MV Hondius. Berdasarkan investigasi mendalam, muncul dugaan kuat bahwa telah terjadi penularan virus Hantavirus dari manusia ke manusia—sebuah fenomena yang tergolong langka namun sangat mematikan.

Hingga laporan ini diturunkan, tercatat tiga orang penumpang telah dinyatakan meninggal dunia. Kapal yang membawa 149 jiwa dari 23 kewarganegaraan berbeda tersebut saat ini masih tertahan di perairan Tanjung Verde, Afrika Barat, di bawah pengawasan medis yang sangat ketat. Otoritas kesehatan setempat memberlakukan isolasi total guna meredam potensi penyebaran wabah mematikan ini lebih jauh ke daratan.

Baca Juga  Geger Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Buka Suara Terkait Ancaman Kasus Baru

Varian Andes: Ancaman Tersembunyi dari Amerika Selatan

Secara klinis, Hantavirus biasanya menyebar melalui paparan kotoran atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Namun, kasus yang terjadi di MV Hondius memberikan anomali bagi para ahli epidemiologi. Dr. Maria Van Kerkhove, pejabat teknis senior WHO, menjelaskan bahwa pola penyebaran di kapal tersebut menunjukkan adanya interaksi virus yang berbeda.

“Kami meyakini ada transmisi antarmanusia yang terjadi di antara individu yang melakukan kontak sangat dekat selama di atas kapal,” ungkap Dr. Van Kerkhove saat memberikan keterangan kepada media. Tim penyelidik bekerja dengan asumsi bahwa virus ini berasal dari Argentina, tempat di mana penumpang pertama kemungkinan besar terpapar sebelum naik ke kapal. Kuat dugaan bahwa virus tersebut merupakan Varian Andes, satu-satunya jenis Hantavirus yang memiliki kemampuan medis untuk menular secara langsung antarmanusia.

Baca Juga  Misteri Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Argentina Selidiki Titik Nol Penularan

Evakuasi Darurat dan Kondisi Terkini di Atas Dek

Di tengah situasi yang mencekam, operasi evakuasi medis skala besar mulai dilakukan. Dua anggota kru, masing-masing warga negara Inggris dan Belanda, telah diterbangkan menggunakan pesawat medis khusus menuju Belanda setelah mengalami gejala gangguan pernapasan akut. Selain itu, seorang penumpang yang diketahui memiliki kontak erat dengan salah satu korban meninggal asal Jerman juga turut dievakuasi untuk mendapatkan penanganan intensif.

Meski pemandangan di sekitar kapal tampak dramatis dengan kehadiran petugas medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap atau baju hazmat, kondisi psikologis di dalam dek dilaporkan relatif tenang. Salah seorang penumpang yang enggan disebutkan identitasnya memberikan kesaksian mengenai situasi di dalam kapal.

Baca Juga  Keganasan Hantavirus di MV Hondius: Mengapa Kapal Pesiar Kerap Menjelma Jadi Inkubator Wabah Mematikan?

“Suasana di atas kapal sebenarnya cukup stabil. Kami semua berharap proses pengujian terhadap penumpang lain segera tuntas sehingga kami mendapatkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya kepada tim pemantau.

Peristiwa ini menjadi alarm bagi industri kapal pesiar global mengenai pentingnya skrining kesehatan yang lebih ketat, terutama saat melintasi jalur-jalur yang memiliki risiko endemis virus tertentu. Kabarmalam.com akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan evakuasi dan hasil laboratorium terbaru dari WHO terkait insiden ini.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid