Terkuak! Ini Motif Selebgram Woodyrman Tega Aniaya Rekan Senegara di Kawasan Blok M
Rabu, 27 Mei 2026 16:04 WIB
Kabarmalam.com — Tabir gelap di balik aksi kekerasan yang melibatkan selebgram Woodyrman akhirnya mulai terkuak. Pria bernama asli Mohamad Irman Ali (33) tersebut diduga kuat melakukan tindakan anarkis terhadap sesama warga negara Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, lantaran tersulut emosi sesaat.
Motif Sepele Berujung Kekerasan
Penyidik kepolisian mengungkapkan bahwa kemarahan Woodyrman dipicu oleh hal yang terbilang sederhana. Ia mengaku merasa tidak terima setelah mendapatkan teguran dari korban. Rasa kesal yang membuncah itulah yang kemudian memicu terjadinya insiden penganiayaan di tempat umum.
“Hanya karena merasa kesal ditegur. Namun, untuk detail lebih mendalam mengenai materi teguran tersebut, akan kami beberkan secara lengkap saat konferensi pers mendatang,” jelas Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra.
Di Bawah Pengaruh Alkohol
Tak hanya faktor emosi, polisi juga menyoroti kondisi fisik pelaku saat kejadian berlangsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Woodyrman diketahui tengah berada di bawah pengaruh minuman keras atau mabuk. Kondisi ini disinyalir menjadi katalisator yang membuat pelaku kehilangan kendali diri.
“Pelaku dalam kondisi mabuk saat melakukan aksinya. Sementara untuk kondisi korban, kami masih menunggu hasil rekam medis resmi guna memastikan segala sesuatunya,” tambah Dimitri. Menariknya, pelaku dan korban ternyata bukan orang asing bagi satu sama lain. Keduanya merupakan rekan yang saling mengenal cukup baik dan sama-sama berasal dari Brunei Darussalam.
Kronologi Kejadian di Blok M Hub
Peristiwa mencekam ini terjadi pada Rabu (6/5) dini hari, sekitar pukul 03.28 WIB. Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kasus ini bermula ketika pelaku tiba di lokasi menggunakan mobil bersama seorang rekannya.
Saksi mata melihat Woodyrman turun dari kendaraan sambil menenteng sebuah kantong kertas hitam yang diduga kuat berisi botol kaca. Suasana memanas saat pelaku menghampiri korban di depan pintu masuk Blok M Hub. Adu mulut hebat tak terelakkan sebelum akhirnya pelaku melayangkan hantaman menggunakan botol kaca tersebut hingga korban tersungkur di aspal.
Saat ini, Woodyrman telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini guna memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia.