Inovasi Kurban Masjid Agung Al Azhar: Distribusi Lewat Delivery Order dan Wadah Besek Ramah Lingkungan
Rabu, 27 Mei 2026 14:04 WIB
Kabarmalam.com — Semangat berbagi di hari raya Idul Adha 2026 terasa berbeda di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tak sekadar menjalankan ritual ibadah, pengelola masjid legendaris ini juga menunjukkan komitmen nyata terhadap kelestarian alam dengan beralih ke wadah yang lebih ramah lingkungan.
Tahun ini, pihak pengelola kembali mengandalkan besek bambu sebagai wadah utama pendistribusian daging kurban. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menekan penggunaan kantong plastik sekali pakai yang sulit terurai.
Transisi Menuju Green Kurban
Kepala Kantor Masjid Agung Al Azhar, Tatang Komara, menjelaskan bahwa tradisi menggunakan besek ini telah memasuki tahun kedua. Meski belum mencakup keseluruhan paket karena pertimbangan logistik dan kebersihan untuk pengiriman jarak jauh, pihaknya berupaya maksimal meminimalisir plastik.
“Untuk tahap awal, kami memprioritaskan besek bagi para pengurban dan penerima di wilayah sekitar, termasuk para tamu VIP. Kami menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup, meskipun untuk distribusi yang sangat jauh kami tetap melapisi dengan kantong plastik transparan atau berwarna terang, bukan plastik hitam, untuk menjaga kesegaran daging,” ujar Tatang saat ditemui di lokasi.
Sistem Antar Langsung Demi Kenyamanan
Salah satu perubahan signifikan yang dilakukan Masjid Al Azhar adalah meniadakan pembagian kupon secara konvensional di lokasi masjid. Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang sering memicu kerumunan massa hingga kericuhan kecil, panitia kini menerapkan sistem delivery order (DO).
Seluruh hewan kurban yang telah disembelih dan dikemas akan langsung diantar oleh tim menuju titik-titik yang telah ditentukan. “Kami menghindari penumpukan massa. Tim kami bergerak mengantarkan daging langsung ke instansi pemerintah, pesantren, panti asuhan, hingga ke perorangan yang berhak menerima,” tambahnya.
Jaminan Kualitas dengan Tim Juleha
Pada Idul Adha kali ini, Masjid Agung Al Azhar menyembelih total 57 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 14 ekor sapi dan 43 ekor kambing. Proses penyembelihan dilakukan dalam dua hari dengan menggandeng organisasi Hipmi Syariah DKI.
Aspek syariat dan kebersihan menjadi prioritas utama. Tatang memastikan bahwa seluruh proses eksekusi hewan dilakukan oleh tenaga profesional yang tergabung dalam Juru Sembelih Halal (Juleha). Dengan sertifikasi resmi, para jagal ini menjamin adab penyembelihan sesuai tuntunan agama, mulai dari cara merobohkan hewan hingga teknik penyembelihan yang cepat dan tidak menyiksa.
Dengan kombinasi inovasi teknologi distribusi dan kepedulian lingkungan, Masjid Al Azhar berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima daging, tetapi juga memberikan teladan dalam pengelolaan ibadah yang modern dan berkelanjutan.